25 Orang Didakwa Membunuh Mahasiswa yang Kritik Pemerintah Bangladesh

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 10:51 WIB
Ilustrasi (Thinkstock)
Ilustrasi (Thinkstock)

Disebutkan Monirul bahwa para terdakwa menciptakan 'lingkungan penuh ketakutan' di kampus, dengan kekerasan fisik dan perilaku menindas.

"Mereka (terdakwa-red) menggunakan identitas politik mereka sebagai perlindungan," sebut Monirul, merujuk pada Partai Liga Awami yang menaungi Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina.

Kematian Fahad memicu unjuk rasa besar-besaran di kalangan mahasiswa di Bangladesh. Hal ini membuat PM Hasina menjanjikan bahwa pembunuh Fahad akan dihukum berat.

Halaman

(nvc/dhn)