Helikopter Jatuh Saat Memadamkan Kebakaran Hutan di Australia

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 13 Nov 2019 15:05 WIB
Kebakaran yang melalap kawasan hutan di wilayah New South Wales (Australian Broadcasting Corporation via AP)
Kebakaran yang melalap kawasan hutan di wilayah New South Wales (Australian Broadcasting Corporation via AP)

Suhu udara yang menurun dalam semalam memicu kelegaan bagi petugas pemadam di negara bagian New South Wales (NSW). Saat ini perhatian beralih ke negara bagian Queensland yang masih dilanda cuaca panas, kering dan berangin sehingga memicu situasi rawan kebakaran hutan.

Otoritas setempat telah merilis peringatan 'segera pergi' -- yang merupakan peringatan level tertinggi -- untuk beberapa area termasuk Noosa, kawasan tujuan wisata tepi pantai yang berjarak 150 kilometer sebelah selatan Brisbane, ibu kota negara bagian Queensland.

"Kondisinya sekarang sangat berbahaya dan para petugas pemadam mungkin tidak akan mampu mencegah api meluas. Kebakaran ini mungkin mengancam seluruh kehidupan yang secara langsung ada di jalurnya," sebut QFES dalam peringatan darurat yang dirilisnya.


QFES diketahui telah mengerahkan sebuah pesawat waterbombing untuk memadamkan kebakaran.

Kebakaran hutan diketahui kerap menjadi ancaman mematikan dan sering terjadi saat musim panas di Australia. Namun untuk tahun ini, keganasan kebakaran hutan yang melebihi sebelumnya, membuat kaget banyak pihak.

Sedikitnya tiga orang tewas akibat kebakaran hutan ini. Lahan pertanian serta area semak-semak seluas 1 juta hektare dilaporkan hangus dilalap api. Sekitar 150 titik api dilaporkan masih berkobar di dua negara bagian Australia tersebut, NSW dan Queensland. Laporan terbaru menyebut sekitar 50 rumah warga di NSW hancur karena kebakaran hutan.

Halaman

(nvc/ita)