detikNews
2019/11/13 13:26:53 WIB

1 Terpidana Mati Diampuni, Ratusan Napi di Sri Lanka Juga Minta Bebas

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
1 Terpidana Mati Diampuni, Ratusan Napi di Sri Lanka Juga Minta Bebas Beberapa narapidana nekat memanjat ke atap untuk menyerukan tuntutan mereka (Lakruwan WANNIARACHCHI/AFP)
Kolombo - Ratusan narapidana di Sri Lanka menggelar aksi protes setelah seorang terpidana mati yang membunuh seorang gadis Swedia diberi pengampunan tidak biasa oleh Presiden Maithripala Sirisena. Ratusan narapidana itu menuntut agar mereka juga dibebaskan.

Seperti dilansir AFP, Rabu (13/11/2019), terpidana mati bernama Jude Jayamaha yang dinyatakan bersalah telah membunuh seorang gadis asal Swedia bernama Yvonne Jonsson (19) tahun 2005 lalu, dibebaskan pada Sabtu (9/11) lalu.

Jayamaha menghirup udara bebas usai mendapat amnesti tidak biasa dari Sirisena, yang mengakhiri masa jabatannya akhir pekan ini. Dia awalnya divonis 12 tahun penjara. Namun saat mengajukan banding, dia malah divonis mati. Oleh Mahkamah Agung Sri Lanka, vonis mati itu diperkuat tahun 2014 lalu.


Pembebasan Jayamaha memicu aksi protes dari para narapidana lainnya di Sri Lanka. Mereka menggelar aksi protes sejak Senin (11/11) waktu setempat di sebuah penjara terbesar dengan keamanan ketat di ibu kota Kolombo.

Kepolisian setempat menyatakan, sekitar 1.000 narapidana menolak untuk kembali masuk ke sel mereka di penjara Welikade, Kolombo pada Senin (11/11) waktu setempat. Empat narapidana di antaranya nekat memanjat atap gedung penjara.

Seorang pejabat setempat menyebut bahwa personel komando kepolisian bersiaga di luar gedung penjara, dan diperintahkan untuk siap menyerbu masuk jika diperlukan.

Petugas keamanan siaga di Penjara Welikada yang tengah dilanda aksi protes ratusan narapidanaPetugas keamanan siaga di Penjara Welikada yang tengah dilanda aksi protes ratusan narapidana Foto: Lakruwan WANNIARACHCHI/AFP



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com