detikNews
2019/11/13 04:16:28 WIB

Terbesar di Sejarah Zimbabwe, Ribuan Hewan Direlokasi Akibat Kekeringan

Jabbar Ramdhani - detikNews
Halaman 1 dari 2
Terbesar di Sejarah Zimbabwe, Ribuan Hewan Direlokasi Akibat Kekeringan Gajah mati di Zimbabwe akibat kekeringan (Foto: Philimon Bulawayo/Reuters)
Harare - Kekeringan parah yang melanda Zimbabwe menyebabkan 200 gajah mati. Hewan lain seperti jerapah, kerbau, dan impala pun sekarat karena hilangnya air.

Juru bicara Otoritas Pengelolaan Taman Nasional dan Satwa Liar Zimbabwe Tinashe Farawo mengatakan sedikitnya 200 gajah telah mati di Taman Nasional Hwange yang luas saja sejak Oktober. Taman-taman lain pun ikut terdampak.

"Hampir setiap hewan terpengaruh," kata Farawo seperti dilansir NBC News, Rabu (13/11/2019).

"Tentu saja, gajah mudah diketahui selama patroli, tetapi beberapa spesies burung sangat terpengaruh karena mereka hanya dapat berkembang biak di ketinggian pohon tertentu dan pohon-pohon itu dirobohkan oleh gajah," sambungnya.


Ribuan hewan lain akan direlokasi agar tak ikut terdampak kekeringan panjang ini. Situasi akan membaik jika hujan kembali turun.

Sementara dilansir AFP, Badan margasatwa Zimbabwe mengatakan akan memindahkan ratusan gajah dan hewan lain untuk menyelamatkan mereka dari kekeringan yang mematikan. Hewan-hewan itu akan dipindahkan dari Save Conservancy, sebuah taman utama di Zimbabwe tenggara, ke tiga cagar alam lainnya.

"Kami memindahkan 600 gajah, dua kebanggaan singa yang terdiri dari lima dan 10 anggota, sekawanan anjing liar, 50 kerbau, 40 jerapah, dan 2.000 impala," kata Tinashe Farawo kepada AFP.

"Ini akan menjadi translokasi terbesar dalam sejarah kami," kata Farawo.



Simak juga video Sudah 7 Bulan Warga di Buton Selatan Alami Kekeringan:




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com