Pria Semprot Cairan Kimia di TK China, 51 Anak-anak dan 3 Guru Luka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 15:26 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Foto: Ilustrasi/Thinkstock

"Karena orangtuanya bercerai semasa dia kanak-kanak, kurangnya kehangatan keluarga mengakibatkan distorsi psikologis," demikian disampaikan otoritas setempat seraya menambahkan bahwa pekerjaan dan kehidupan pelaku juga tidak memuaskan.

"Semua ini menciptakan mentalitas pesimistis dan pemikiran tentang pembalasan terhadap masyarakat," imbuh otoritas setempat.


Serangan yang menargetkan anak-anak sekolah bukan hal asing di China. Beberapa tahun terakhir, serangan-serangan mematikan tersebut meningkat -- yang kebanyakan melibatkan penikaman.

Sebelumnya pada April 2018 lalu, seorang pria berumur 28 tahun menewaskan sembilan pelajar sekolah menengah dalam salah satu serangan penusukan paling mematikan di negeri itu beberapa tahun terakhir. Pelakunya, yang mengaku dibully sewaktu menjadi murid di sekolah yang berada di provinsi Shaanxi, China utara itu, telah dieksekusi mati pada September 2018.

Halaman

(ita/ita)