Pangeran Harry Gugat 2 Penerbit Tabloid Inggris terkait Peretasan Telepon

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 05 Okt 2019 14:58 WIB
Pangeran Harry (REUTERS/Siphiwe Sibeko/File Photo)
London - Pangeran Harry mengajukan gugatan hukum terhadap penerbit dua tabloid Inggris terkait tuduhan peretasan telepon. Gugatan hukum diajukan beberapa hari setelah cucu Ratu Inggris Elizabeth II ini melontarkan kecaman keras terhadap media atas pemberitaan kritis soal istrinya, Meghan Markle.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Sabtu (5/10/2019), gugatan hukum itu diajukan Pangeran Harry (35) terhadap penerbit dua tabloid terkemuka Inggris, The Sun dan The Daily Mirror. Gugatan hukum ini telah dikonfirmasi oleh juru bicara Istana Buckingham.

"Gugatan telah diajukan ke pengadilan terkait peretasan ilegal terhadap pesan suara," sebut juru bicara Istana Buckingham seperti dikutip CNN.


Dalam keterangan terpisah, pihak News Group Newspapers selaku penerbit The Sun juga mengonfirmasi gugatan hukum tersebut. News Group Newspapers diketahui dimiliki oleh taipan media Rupert Murdoch.

"Kami bisa mengonfirmasi bahwa sebuah klaim telah diajukan oleh Duke of Sussex," demikian pernyataan New Group Newspapers, merujuk pada gelar resmi Pangeran Harry. "Kami tidak punya komentar lebih lanjut untuk saat ini," imbuh pernyataan tersebut.

Salah satu surat kabar dari grup media itu, News of the World, ditutup tahun 2011 karena skandal peretasan telepon besar-besaran terhadap selebriti, anggota parlemen, anggota kerajaan, korban pembunuhan dan tokoh penting di negara-negara Barat.
Selanjutnya
Halaman
1 2