Hampir 2.000 Orang Ditangkap di Mesir Usai Aksi Demo Antipemerintah

Hampir 2.000 Orang Ditangkap di Mesir Usai Aksi Demo Antipemerintah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 27 Sep 2019 18:59 WIB
Foto: andi saputra
Foto: andi saputra
Kairo - Otoritas Mesir telah menangkap hampir 2 ribu orang dalam operasi yang dilakukan sejak aksi-aksi demo antipemerintah untuk menuntut lengsernya Presiden Abdel Fattah al-Sisi. Ini disebut sebagai operasi penangkapan terbesar di Mesir sejak tergulingnya presiden Mohamed Morsi pada tahun 2013.

Organisasi HAM, Human Rights Watch juga melaporkan bahwa otoritas Mesir telah memblokir atau menginterupsi berbagai layanan internet dan situs-situs, sebagai upaya untuk mencegah terulangnya perlawanan terang-terangan terhadap Sisi seperti yang ditunjukkan oleh para demonstran baru-baru ini.

"Pengacara para tahanan telah memposting di halaman media sosial mereka beberapa keterangan pasukan keamanan yang sewenang-wenang menangkap banyak orang hanya karena berada di 'tempat yang salah pada waktu yang salah' atau memiliki konten penting di ponsel mereka," kata HRW dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (27/9/2019).


"Pemerintah juga telah mengerahkan petugas keamanan berpakaian preman dan tak berseragam di Kairo, Alexandria dan kota-kota lainnya di jalan-jalan utama dan sekitarnya dan di lapangan, menghentikan secara acak orang-orang yang melintas, menggeledah dan menanyai orang-orang, dan memaksa mereka untuk menunjukkan konten ponsel dan akun media sosial mereka," imbuh HRW dalam statemennya.


Selanjutnya
Halaman
1 2