detikNews
2019/09/27 11:52:56 WIB

Beberkan Risiko Kanker Akibat Polusi, Ilmuwan Turki Dibui 15 Bulan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Halaman 1 dari 2
Beberkan Risiko Kanker Akibat Polusi, Ilmuwan Turki Dibui 15 Bulan Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Istanbul - Seorang ilmuwan Turki dijatuhi hukuman penjara 15 bulan karena membeberkan risiko penyakit kanker yang dipicu oleh polusi di wilayah Turki barat.

Pengadilan di Istanbul menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (27/9/2019), Dr Bulent Sik bersalah karena mengungkap informasi rahasia. Organisasi HAM, Amnesty International menyebut putusan pengadilan ini sebagai "parodi keadilan".

Tahun lalu, Dr Sik membeberkan hasil sebuah studi yang dilakukannya bersama para ilmuwan lainnya untuk Kementerian Kesehatan antara tahun 2011 dan 2015. Hasil penelitian tersebut mengaitkan toksisitas dalam tanah, air dan makanan terhadap tingginya tingkat kanker di beberapa provinsi di Turki barat.


Ilmuwan tersebut kemudian menulis artikel untuk surat kabar Cumhuriyet setelah mengetahui bahwa pemerintah tidak mengambil langkah-langkah atas temuan penelitian tersebut.

"Studi tersebut dengan jelas mengungkapkan sejauh mana sumber daya air terkontaminasi oleh bahan-bahan beracun," kata Dr Sik kepada para wartawan usai putusan pengadilan pada Kamis (26/9) waktu setempat.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com