China: Pilot FedEx Amerika Ditahan Atas Dugaan Penyelundupan Senjata

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 20 Sep 2019 18:27 WIB
Todd Hohn dalam foto tahun 2016 saat masih menjadi pilot Angkatan Udara AS (Airman 1st Class Kirby Turbak/U.S. Air Force via AP)
Todd Hohn dalam foto tahun 2016 saat masih menjadi pilot Angkatan Udara AS (Airman 1st Class Kirby Turbak/U.S. Air Force via AP)

Dalam konferensi pers, Geng juga menyatakan bahwa otoritas China telah memberitahu Konsulat AS di Guangzhou sehari setelah pilot AS ini ditahan.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS menyatakan pihaknya tengah memantau perkembangan terbaru. "Kami menganggap serius tanggung jawab kami untuk membantu warga negara AS di luar negeri, dan terus memantau situasi," ujar pejabat Departemen Luar Negeri AS yang enggan disebut namanya itu dalam email kepada Reuters.


Diketahui bahwa FedEx sedang menghadapi serangkaian penyelidikan di China. FedEx menuai kritikan karena ada ketidakberesan pengiriman terkait Huawei. Pada Mei lalu, pihak FedEx telah meminta maaf karena ada kesalahan pengiriman terhadap apa yang disebutnya sebagai 'sejumlah kecil' paket-paket Huawei.

Pada saat bersamaan, Huawei menyatakan akan mengkaji kerja sama dengan FedEx terkait insiden-insiden yang terjadi. Hasil penyelidikan pemerintah China pada Juni lalu menyatakan FedEx 'menahan' lebih dari 100 paket dari Huawei.

Halaman

(nvc/ita)