detikNews
Minggu 15 September 2019, 05:25 WIB

Inggris Kutuk Serangan Drone di Fasilitas Minyak Arab Saudi

Andhika Prasetia - detikNews
Inggris Kutuk Serangan Drone di Fasilitas Minyak Arab Saudi Kepulan asap terlihat dari fasilitas minyak Arab Saudi yang terkena serangan drone. (Foto: VIDEOS OBTAINED BY REUTERS/via REUTERS)
London - Fasilitas minyak Arab Saudi yang bernama Saudi Aramco kembali diserang drone. Pihak Inggris mengutuk serangan tersebut.

Inggris mengatakan, kelompok pemberontak Houthi Yaman harus berhenti menargetkan infrastruktur sipil dan komersial milik Saudi. Kelompok Houthi ini juga menyerang dua pabrik di jantung industri minyak Arab Saudi, termasuk fasilitas pemrosesan minyak bumi terbesar di dunia.

"Serangan yang sama sekali tidak dapat diterima pada fasilitas minyak di Arab Saudi pagi ini," ujar Menteri Luar Negeri Inggris yang bertanggungjawab untuk urusan Timur-Tengan dan Afrika Utara, Andrew Murrison, seperti dilansir Reuters, Minggu (15/9/2019).


"Houthi harus berhenti merusak keamanan Arab Saudi dengan mengancam wilayah sipil dan infrastruktur komersial," imbuhnya.

Pada kasus ini, Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan penyelidikan telah diluncurkan terhadap serangan-serangan drone itu. Asal serangan drone itu tidak disebut lebih lanjut oleh otoritas Saudi.

Beberapa bulan terakhir, pemberontak Houthi meningkatkan serangan lintas-perbatasan, baik dengan rudal maupun drone, yang menargetkan pangkalan udara Saudi atau fasilitas lainnya. Serangan semacam ini disebut sebagai pembalasan atas operasi militer pimpinan Saudi di Yaman.


Simak juga video "100 Orang Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab":

[Gambas:Video 20detik]


(dkp/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com