50 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Kereta Api di Kongo

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 13 Sep 2019 01:55 WIB
Ilustrasi kecelakaan (Foto: Thinkstock/assistantua)

Dia menyebut Kepala SNCC berada di ibukota provinsi Kalemie berusaha mencari cara untuk mengangkat gerbong itu. "Tampaknya banyak penumpang gelap terjebak di bawah gerbong yang tergelincir," ujarnya.

Kereta api di Kongo memiliki catatan keselamatan yang buruk. Penyebabnya antara lain karena lintasan yang terlantar dan lokomotif yang jompo yang banyak dari lokomotif itu berasal dari tahun 1960-an.



Pada bulan Maret, sedikitnya 24 orang tewas dan 31 lainnya cedera pada Minggu ketika sebuah kereta barang yang membawa penumpang ilegal jatuh di wilayah tengah Kasai. Pada November tahun lalu, 10 penumpang gelap tewas dan 24 lainnya luka-luka di dekat kota Samba di timur ketika proses pemberhentian rangkaian kereta barang gagal.

Pada November 2017, 35 orang tewas ketika kereta barang yang membawa 13 tanker minyak jatuh ke jurang di provinsi Lualaba selatan. Seperti banyak perusahaan negara di Kongo, SNCC juga berada di ambang kebangkrutan. Mantan kepala SNCC, Sylvestre Ilunga, merupakan Perdana Menteri negara saat ini
Halaman

(haf/haf)