detikNews
2019/09/11 12:28:05 WIB

Arab Saudi Kutuk Janji Netanyahu Caplok Lembah Jordan di Tepi Barat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Halaman 1 dari 2
Arab Saudi Kutuk Janji Netanyahu Caplok Lembah Jordan di Tepi Barat Foto: Ilustrasi
Riyadh - Pemerintah Arab Saudi mengutuk janji kontroversial Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu untuk mencaplok Lembah Jordan di Tepi Barat jika terpilih kembali dalam pemilu Israel. Saudi menyebut langkah itu sebagai "eskalasi yang sangat berbahaya" yang perlu ditolak oleh semua negara dan organisasi internasional.

Dalam statemen yang dikeluarkan pihak kerajaan, Saudi meminta digelarnya pertemuan darurat Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di tingkat Menteri Luar Negeri, guna "membahas masalah ini, mengembangkan rencana aksi mendesak dan meninjau kembali perlakuan terhadap Israel, untuk menanggapi pengumuman ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan."

"Arab Saudi mengutuk dan dengan tegas menolak pengumuman Perdana Menteri Israel bahwa jika dia terpilih kembali minggu depan, dia akan segera mencaplok bagian dari Tepi Barat yang diduduki tahun 1967," demikian statemen Kerajaan seperti dilansir media Arab News, Rabu (11/9/2019).

"Kerajaan Saudi juga menyoroti bahwa pengumuman ini merupakan eskalasi yang sangat berbahaya terhadap rakyat Palestina dan merupakan pelanggaran mencolok Piagam PBB, prinsip-prinsip hukum internasional dan norma-norma negara," imbuh statemen tersebut.


"Juga dianggap bahwa pengumuman ini akan merusak dan membuang segala upaya untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi karena tidak ada perdamaian tanpa memulihkan wilayah Palestina yang diduduki, dengan orang-orang Palestina menikmati hak-hak mereka yang tidak berkurang," demikian disampaikan Kerajaan Saudi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com