Netanyahu Janji Caplok Lembah Jordan di Tepi Barat Jika Terpilih Lagi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 11 Sep 2019 11:55 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: Dok. REUTERS/Ronen Zvulun)
Tepi Barat - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melontarkan janji yang sangat kontroversial untuk mencaplok Lembah Jordan di wilayah Tepi Barat, jika dirinya terpilih kembali dalam pemilihan umum (pemilu) Israel.

"Ada satu tempat di mana kita dapat menerapkan kedaulatan Israel segera setelah pemilu," kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (11/9/2019).


"Jika saya terima dari Anda, warga negara Israel, mandat yang jelas untuk melakukan itu ... hari ini saya mengumumkan niat saya untuk mendaftar dengan pembentukan kedaulatan pemerintahan berikutnya atas Lembah Jordan dan Laut Mati utara," imbuh pemimpin negeri Yahudi itu.

PM Netanyahu juga menegaskan kembali niatnya untuk mencaplok permukiman Israel di seluruh Tepi Barat jika dirinya terpilih kembali dalam pemilu, sembari berkoordinasi dengan Presiden AS Donald Trump, yang rencana perdamaiannya yang telah lama ditunggu-tunggu diperkirakan akan diumumkan beberapa saat setelah pemilu Israel.



Langkah-langkah ini bisa menghapus harapan untuk tercapainya solusi dua negara atas konflik Israel-Palestina, yang telah sejak lama menjadi fokus diplomasi internasional.


Lembah Jordan mencakup sekitar sepertiga dari wilayah Tepi Barat. Para politisi sayap kanan Israel telah sejak lama memandang wilayah strategis tersebut sebagai bagian dari wilayah yang tidak akan pernah mereka tinggalkan.

Permukiman Israel terletak di wilayah yang dikenal sebagai Area C Tepi Barat, yang mencakup sekitar 60 persen dari wilayah Tepi Barat tersebut, termasuk sebagian besar Lembah Jordan.

Pemilu Israel akan digelar pada 17 September mendatang. PM Netanyahu diperkirakan akan kembali terpilih dalam pemilu tersebut.

(ita/ita)