Hina Presiden, Pemimpin Oposisi Turki Divonis Penjara Hampir 10 Tahun

Hina Presiden, Pemimpin Oposisi Turki Divonis Penjara Hampir 10 Tahun

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 07 Sep 2019 11:18 WIB
Hina Presiden, Pemimpin Oposisi Turki Divonis Penjara Hampir 10 Tahun
Canan Kaftancioglu (Foto: AFP)
Ankara - Pemimpin partai oposisi utama Turki dijatuhi vonis penjara hampir 10 tahun atas postingan-postingannya di media sosial, termasuk penghinaan pada Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Canan Kaftancioglu yang menjadi kepala partai sekuler, Republican People's Party (CHP) cabang Istanbul itu, dinyatakan bersalah atas dakwaan propaganda teroris, selain dakwaan-dakwaan lainnya. Dalam sidang putusan pada Jumat (6/9) waktu setempat, perempuan itu dijatuhi vonis penjara sembilan tahun dan delapan bulan.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (7/9/2018), Kaftancioglu menyebut kasusnya ini bermotif politis. Perempuan ini memainkan peran penting dalam kemenangan mengejutkan Ekrem Imamoglu dari CHP dalam pemilihan wali kota Istanbul awal tahun ini -- pertama kalinya partai Erdogan kalah dalam perebutan kekuasaan di kota terbesar Turki tersebut dalam 25 tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


CHP menyatakan vonis tersebut masih harus menunggu putusan sidang banding sebelum Kaftancioglu bisa dikirimkan ke penjara.


Kaftancioglu diadili atas cuitan-cuitannya di Twitter termasuk cuitan yang mengkritik kematian seorang anak laki-laki berumur 14 tahun yang terkena granat gas air saat aksi-aksi protes massal "Taman Gezi" pada tahun 2013.


Dia divonis atas lima dakwaan, termasuk 20 bulan penjara karena menghina negara, 18 bulan penjara karena menghina seorang pejabat publik, 28 bulan penjara karena menghina presiden, 32 bulan penjara karena menghasut orang-orang untuk membenci.

Dia juga mendapat vonis 18 bulan penjara atas dakwaan "propaganda teroris" karena mengutip pernyataan seorang anggota partai Kurdi yang dinyatakan terlarang, Kurdistan Worker's Party (PKK), yang telah melancarkan pemberontakan berdarah terhadap pemerintah Turki sejak tahun 1983.

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads