detikNews
Kamis 05 September 2019, 14:51 WIB

Produk Furnitur Indonesia Tembus Pasar Internasional di Cologne Jerman

Rita Uli Hutapea - detikNews
Produk Furnitur Indonesia Tembus Pasar Internasional di Cologne Jerman Foto: KJRI Frankfurt
Frankfurt - Produk furnitur Indonesia kembali hadir sebagai peserta pada Pameran Internasional Spoga+Gafa 2019 yang berlangsung pada tanggal 1-3 September 2019 di K├Âlnmesse, kota Cologne, Jerman. Selama tiga hari tersebut, produk-produk furnitur Indonesia banyak menarik perhatian para pengunjung pameran. Para pengunjung pameran terdiri dari beberapa perusahaan besar warehouse, supplier dan perusahaan ritel. Pameran ini merupakan ajang business-to-business, namun banyak pengunjung pameran juga terdiri dari konsumen individu.

Pameran Spoga+Gafa merupakan pameran terkemuka di Jerman dan dunia, memfokuskan pada produk-produk furnitur outdoor. Pada kesempatan tersebut, Konjen RI Frankfurt mengunjungi pameran untuk memberikan dukungan kepada para peserta pengusaha Indonesia yang berpartisipasi, secara keseluruhan berjumlah 18 perusahaan.

"Pameran tahunan Spoga+Gafa merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mempromosikan produk furnitur Indonesia, tidak hanya untuk pasar Jerman, tetapi juga pasar dunia dari berbagai negara, baik dari daratan Eropa maupun Amerika bahkan Timur Tengah. Produk furnitur Indonesia berpotensi untuk menjadi market leader di dunia," kata Konjen RI Frankfurt, Toferry P. Soetikno seperti disampaikan dalam rilis pers KJRI Frankfurt, Kamis (5/9/2019).

Konjen juga berpesan agar mereka terus mempertahankan kualitas produk sehingga kepercayaan para buyer dapat dipertahankan. Selain itu, ditekankan pula pentingnya kesesuaian dokumen pengiriman dengan barang-barang yang akan dikirim, agar ke depannya para pengusaha furniture Indonesia tidak ada yang mengalami permasalahan atau kendala.

Produk-produk mebel yang ditawarkan oleh peserta Indonesia mempunyai desain dan kualitas yang bagus yang dapat memenuhi selera masyarakat Eropa dan internasional. Selain Jerman, para buyer yang menghadiri pameran dan membeli produk Indonesia berasal dari Inggris, Spanyol, Italia, Norwegia, Swedia, hingga Amerika Latin.

Foto: KJRI Frankfurt

Beberapa pengusaha furnitur Indonesia yang berpartisipasi dalam pameran tersebut menyebutkan bahwa pesaing berat Indonesia dalam bidang furnitur adalah pengusaha-pengusaha dari Vietnam. Strategi yang mereka gunakan adalah harga yang lebih rendah. Namun para pengusaha Indonesia tetap optimis bahwa pasar Eropa terutama Jerman tetap berorientasi pada kualitas daripada harga.

"Kami yakin bahwa para buyer lebih banyak yang mengutamakan kualitas produk yang benar-benar bagus untuk membangun kepercayaan jangka panjang," ujar salah satu pengusaha peserta pameran bernama Khoe Sugijanto dari PT. Antex Jaya Exim.

Menjadi catatan positif dalam pameran ini adalah beberapa perusahaan dari Indonesia, di antaranya Diras Concept, Javanesia Teakindo, Casa Java Furniture dan Exotica yang sukses mencatat penjualan lebih banyak dibanding tahun lalu. Meskipun saat ini pertumbuhan ekonomi di Eropa cenderung stagnan, namun hal tersebut tidak berdampak pada penjualan furnitur dari para pengusaha Indonesia peserta Spoga+Gafa 2019. Mayoritas buyernya adalah perusahaan dari negara Jerman, Spanyol, Italia, Perancis dan Belanda.

Penjualan dan pemasaran furnitur saat ini sudah mulai mengandalkan metode online. Namun demikian, pameran Spoga+Gafa masih memiliki peran yang sangat besar bagi para pengusaha furniture Indonesia untuk meningkatkan penjualan produk, menjaga hubungan jangka panjang dengan customer yang sudah ada dan menjaring customer baru.
(ita/ita)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com