detikNews
2019/09/05 12:54:37 WIB

Gelapkan Uang Negara Rp 10 M, Eks Ibu Negara Honduras Dibui 58 Tahun

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Gelapkan Uang Negara Rp 10 M, Eks Ibu Negara Honduras Dibui 58 Tahun Rosa Elena Bonilla (AP Photo/Elmer Martinez)
Tegucigalpa - Mantan Ibu Negara Honduras, Rosa Elena Bonilla, dijatuhi vonis 58 tahun penjara atas dakwaan penipuan dan penggelapan uang negara yang menjeratnya. Atas vonis ini, Bonilla yang istri dari mantan Presiden Honduras, Porfirio Lobo, ini akan mengajukan banding.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (5/9/2019), dalam sidang bulan lalu, Bonilla (52) dinyatakan bersalah telah menyelewengkan dana sebesar 18,3 juta Lempira Honduras (Rp 10,9 miliar) yang merupakan uang negara plus donasi internasional.

Tindak pidana itu terjadi antara tahun 2010 hingga tahun 2014, saat Lobo, suami Bonilla, masih menjabat sebagai Presiden Honduras, salah satu negara di kawasan Amerika Tengah. Bonilla sendiri telah ditahan sejak Februari 2018. Lobo juga tengah menghadapi kasus korupsi yang terpisah dari kasus istrinya.


Dalam sidang vonis yang digelar Rabu (4/9) waktu setempat, Bonilla dijatuhi vonis 58 tahun penjara.

"Mantan Ibu Negara Rosa Elena Bonilla dijatuhi hukuman 58 tahun penjara untuk tindak kejahatan penyalahgunaan dana yang tidak semestinya dan penipuan," ujar juru bicara Mahkamah Agung setempat, Carlos Silva.

Pengacara Bonilla menyatakan kliennya tidak bersalah dalam kasus ini. Bonilla juga disebut akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung Honduras, yang akan menjadi kesempatan terakhir untuk menghindari vonis penjara.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com