Masih Dilarang Ceramah, Zakir Naik Boleh Ikut Salat Berjemaah di Melaka

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Sep 2019 18:39 WIB
Zakir Naik (dok. detikcom/Grandyos Zafna)
Zakir Naik (dok. detikcom/Grandyos Zafna)

"Merujuk pada fakta bahwa tidak adanya ceramah yang disampaikan dan kehadirannya (Zakir Naik-red) semata hanya ikut serta dalam salat berjemaah, polisi tidak akan mencampuri dan membiarkannya berlangsung," tandasnya.

Zakir Naik sebelumnya memancing kemarahan publik Malaysia dengan komentar kontroversialnya dalam sebuah dialog keagamaan di Kelantan, yang mempertanyakan loyalitas warga Hindu di Malaysia. Dia juga menyebut warga etnis China di Malaysia sebagai 'tamu lama' yang harus pulang ke negara asal mereka terlebih dulu, saat mengomentari seruan deportasi yang menghujaninya.


Zakir Naik saat ini tengah diselidiki oleh polisi berdasarkan pasal 504 Undang-undang Pidana untuk tindak penghinaan secara sengaja dengan niat memprovokasi untuk merusak perdamaian. Dia terancam hukuman maksimum dua tahun penjara, atau hukuman denda, atau keduanya jika terbukti bersalah.

Zakir Naik telah meminta maaf atas kesalahpahaman yang ditimbulkan dari komentar-komentarnya, namun dia tetap menegaskan komentarnya dikutip secara keliru dan diambil keluar konteks serta direkayasa pihak-pihak tertentu. Beberapa waktu lalu, otoritas Malaysia melarang Zakir Naik menyampaikan pidato dan ceramah, juga melarangnya berbicara di semua platform termasuk media sosial, hingga penyelidikan kepolisian atas dirinya selesai.

Halaman

(nvc/ita)