Dilansir dari AFP, Rabu (28/8/2019), Layanan darurat bergegas meluncurkan perahu motor dan helikopter setelah ledakan kuat di lereng kawah selatan-tengah mengguncang. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.
Abu yang jatuh dari awan menutupi atap-atap rumah di kota kecil Stromboli yang berangin. Letusan itu dirasakan di pulau Salina yang berdekatan.
Gunung berapi yang merupakan bagian dari Kepulauan Aeolian di Italia selatan, telah terlarang bagi pejalan kaki setelah letusan mematikan pada Juni lalu yang menewaskan seorang pejalan kaki. Saat itu, turis yang berada di lokasi juga melarikan diri menghindari dampak letusan.
Stromboli yang berada di area seluas 12 kilometer persegi dan memiliki tinggi 924 meter merupakan bagian puncaknya. Gunung berapi ini sebagian besar di bawah air. (haf/haf)











































