detikNews
Jumat 16 Agustus 2019, 16:08 WIB

Turis Australia Tewas Ditembak di Selandia Baru, Pelaku Diburu

Novi Christiastuti - detikNews
Turis Australia Tewas Ditembak di Selandia Baru, Pelaku Diburu Polisi Selandia Baru memeriksa lokasi penyerangan di Raglan (Alan Gibson/New Zealand Herald via AP)
Wellington - Seorang turis asal Australia ditemukan tewas di dalam sebuah camper van di sebuah kota tepi pantai di North Island, Selandia Baru. Kepolisian Selandia Baru kini tengah melakukan perburuan besar-besaran terhadap pelaku yang diyakini masih berkeliaran sambil membawa senjata api.

Seperti dilansir Reuters dan Associated Press, Jumat (16/8/2019), satu turis lainnya yang berasal dari Kanada berhasil menyelamatkan diri dari serangan ini.

Identitas kedua turis yang menjadi korban, tidak disebut lebih lanjut. Namun media lokal Selandia Baru melaporkan bahwa turis Australia yang tewas adalah pria berusia 33 tahun yang bernama Sean McKinnon. Sedangkan turis Kanada tidak disebut namanya, hanya disebut sebagai perempuan berusia 32 tahun yang merupakan tunangan McKinnon.


Motif di balik serangan ini belum diketahui pasti. Namun kepolisian setempat meyakini serangan ini terjadi secara acak, dengan pelaku menyusup ke dalam van tersebut saat McKinnon dan tunangannya sedang tertidur di dalamnya. Insiden ini terjadi pada Jumat (16/8) dini hari, pukul 03.20 waktu setempat, di Raglan yang merupakan kota tepi pantai di wilayah Waikato, North Island.

Inspektur Detektif, Graham Pitkethley, menuturkan kepada wartawan setempat bahwa pelaku melepas beberapa kali tembakan ke arah van. Tembakan itu melukai turis Australia, sedangkan turis Kanada berhasil keluar dari van itu dan menyelamatkan diri, sebelum akhirnya menghubungi polisi setempat.

Pitkethley menyatakan, pelaku mencuri dan berupaya membawa kabur van itu, dengan turis Australia masih ada di dalamnya.

Polisi menemukan van itu di area desa Gordonton, yang berjarak 75 kilometer dari lokasi penyerangan awal, pada Jumat (16/8) pagi sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Jenazah turis Australia ditemukan di dalam van tersebut. Pelaku penyerangan tidak diketahui keberadaannya saat polisi tiba.

Polisi Selandia Baru memeriksa lokasi penyerangan di RaglanPolisi Selandia Baru memeriksa lokasi penyerangan di Raglan Foto: Alan Gibson/New Zealand Herald via AP

Belum jelas apakah turis Australia itu tewas akibat luka tembak yang dideritanya atau karena tindak kekerasan lain yang dilakukan pelaku.

"Ini insiden yang tragis," sebut Pitkethley dalam pernyataannya. Ditambahkan Pitkethley bahwa turis Kanada yang berhasil selamat dari serangan itu terlihat 'sangat terkejut dan tertekan'.

Upaya perburuan terhadap pelaku pun telah diluncurkan. Pitkethley menyatakan bahwa bisa dipahami jika publik merasa khawatir karena pelaku masih berkeliaran sambil membawa senjata api.

"Saya ingin memastikan kepada publik bahwa kami berupaya keras untuk mengidentifikasi dan mencari pelaku. Ini jelas menjadi prioritas kami," ucapnya.


Tim ala SWAT dari Kepolisian Selandia Baru telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Seluruh personel kepolisian di wilayah tersebut mulai diperlengkapi dengan senjata api sebagai pencegahan. Diketahui bahwa polisi Selandia Baru tidak biasanya membawa senjata api saat melakukan patroli rutin. Senjata api mereka biasanya disimpan di dalam mobil polisi.

Wilayah Raglan dikenal sebagai salah satu tujuan wisata populer di Selandia Baru, khususnya bagi turis asal Australia. Insiden tragis yang menimpa turis juga pernah terjadi sebelumnya. Tahun lalu, seorang turis wanita asal Inggris berusia 22 tahun, tewas saat melakukan wisata backpacker di Selandia Baru.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed