detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 16:54 WIB

Pengacara Malaysia Diancam Dipenggal karena Mengkritik Ulama Zakir Naik

Novi Christiastuti - detikNews
Pengacara Malaysia Diancam Dipenggal karena Mengkritik Ulama Zakir Naik Zakir Naik (dok. detikcom/Hasan Alhabshy)
FOKUS BERITA: Kontroversi Zakir Naik
Kuala Lumpur - Seorang pengacara lokal di Malaysia mengaku menerima ancaman pembunuhan setelah terang-terangan menyerukan agar status permanent resident yang dipegang ulama kontroversial asal India, Zakir Naik, dibatalkan. Pengacara ini diancam akan dipenggal karena menyerukan hal tersebut.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Kamis (15/8/2019), ancaman pembunuhan itu diakui diterima oleh seorang pengacara bernama Syahredzan Johan via Facebook. Pada Rabu (14/8) malam waktu setempat, Syahredzan memposting screenshot ancaman pembunuhan itu via akun Twitter miliknya.

"Jadi saya mendapatkan ini (ancaman pembunuhan-red) di FB (Facebook). Tidak yakin kekuatan apa yang dia pikir saya punya," tulis Syahredzan dalam postingannya via akun @syahredzan.


Syahdredzan diketahui menjabat sekretaris politik untuk anggota parlemen Lim Kit Siang yang mewakili wilayah Iskandar Puteri, Johor. Lim Kit Siang merupakan Ketua Partai Tindakan Demokratik (DAP), salah satu partai politik anggota koalisi pemerintahan Pakatan Harapan yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad.

Screenshot yang diposting oleh Syahredzan berisi ancaman pemenggalan terhadap dirinya.

"... kau usir dr zakir naik, aku akan cari sampai dapat dan aku akan pisahkan kepala babi kau tu dari badan kau, ini sumpah aku demi agama islam dan bangsa melayu. Kalau berani cubalah," demikian bunyi ancaman tersebut.

Screenshot ancaman pembunuhan untuk pengacara MalaysiaScreenshot ancaman pembunuhan untuk pengacara Malaysia Foto: Twitter/@syahredzan

Dalam pernyataan terbaru, Syahredzan menyatakan dirinya telah melaporkan ancaman pembunuhan ini ke kantor polisi pada Kamis (15/8) waktu setempat.

"Saya mengajukan laporan kepolisian terhadap pesan yang dikirimkan ke saya via Facebook, kemarin, pukul 22.54 waktu setempat. Ini adalah ancaman pembunuhan oleh seseorang bernama Zuhir Razak," ucap Syahredzan seperti dikutip media lokal, thesundaily.my.

"Saya meyakini ini ancaman terhadap nyawa saya karena pernyataan yang saya berikan soal status permanent resident (PR) Zakir Naik. Saya mengatakan pemerintah seharusnya membatalkan status PR-nya karena apa yang dia katakan seperti yang diulas oleh media-media," imbuhnya.


Belum ada pernyataan resmi dari Kepolisian Malaysia terkait ancaman pembunuhan ini.

Diketahui bahwa seruan pencabutan status permanent resident dan pengusiran Zakir Naik tengah ramai di Malaysia. Penyebabnya adalah komentar kontroversial yang dilontarkan ulama asal India itu soal warga Hindu dan warga etnis China di Malaysia, yang dinilai merusak keselarasan masyarakat Negeri Jiran itu.



Tonton video Jokowi Disopiri Mahathir Naik Mobnas Malaysia:

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
FOKUS BERITA: Kontroversi Zakir Naik
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed