detikNews
Senin 05 Agustus 2019, 18:47 WIB

20 Paus Pilot yang Terdampar Misterius di Pantai Islandia Akhirnya Mati

Novi Christiastuti - detikNews
20 Paus Pilot yang Terdampar Misterius di Pantai Islandia Akhirnya Mati Paus pilot terdampar massal di Islandia (AFP Photo/David SCHWARZHANS)
Reykjavik - Sekitar 20 paus pilot yang terdampar massal secara misterius di pantai barat daya Islandia, akhirnya mati. Insiden ini terjadi sekitar dua pekan setelah insiden serupa yang menewaskan puluhan paus jenis yang sama.

Seperti dilansir AFP, Senin (5/8/2019), paus-paus yang terdampar ini mati di dekat Gardur, yang berjarak 50 kilometer dari ibu kota Reykjavik, pada Jumat (2/8) lalu. Otoritas setempat menyebut paus-paus yang terdampar ini diyakini masih merupakan bagian dari 50 paus yang terdampar di pantai Islandia, bulan lalu.

Laporan media-media lokal Islandia menyebut warga setempat memulai upaya penyelamatan untuk menjaga paus-paus terdampar itu tetap hidup, sebelum tim darurat tiba di lokasi. Namun tidak semuanya berhasil selamat.

"Sekitar 90 relawan bekerja siang-malam untuk menjaga hewan laut ini tetap basah," tutur juru bicara Asosiasi Penelitian dan Penyelamat Islandia, David Mar Bjarnason, kepada AFP.


Pada Sabtu (3/8) sekitar pukul 08.00 GMT, paus terakhir yang masih hidup telah kembali ke lautan dalam. "Kita harus menunggu air pasang untuk mengembalikan mereka ke lautan," ucap Bjarnason.

Paus pilot diketahui memiliki banyak populasi, dengan kebanyakan hidup di Atlantik yang jumlahnya mencapai antara 500 ribu - 800 ribu ekor.

Bulan lalu, sedikitnya 52 paus yang terdampar didapati mati di sebuah pantai terpencil di Islandia. Terdamparnya paus-paus ini disebut sebagai insiden terdampar massal yang tidak bisa dijelaskan atau penyebabnya misterius.

Diketahui bahwa paus pilot yang masuk dalam keluarga lumba-lumba dan utamanya memangsa cumi-cumi, terkadang bisa terdampar jika mengikut mangsa mereka ke perairan dangkal. Namun para ilmuwan bingung mengapa bisa ada banyak paus pilot yang terdampar pada saat bersamaan seperti ini.


Beberapa teori yang mencuat menyebut soal gangguan medan magnet, sedangkan teori lain menyatakan bahwa gerombolan paus pilot akan selalu mengikuti pemimpin paus -- bahkan jika pemimpin paus itu membawa mereka ke bahaya.


(nvc/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com