Kentang Gorengnya Dingin, Wanita Ini Lepas Tembakan di Restoran Cepat Saji

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 25 Jul 2019 17:49 WIB
Foto: iStock/Istimewa
Georgia - Seorang wanita di Georgia, Amerika Serikat (AS) tiba-tiba melepas tembakan di dalam restoran cepat saji setelah memprotes kentang goreng yang disajikan untuknya sudah dingin. Akibat aksinya itu, wanita berusia 27 tahun ini ditangkap polisi.

Seperti dilaporkan media lokal WTOC dan dilansir Channel News Asia, Kamis (25/7/2019), insiden ini terjadi di salah satu outlet restoran cepat saji McDonald's di Georgia, awal pekan ini. Wanita bernama Lillian Tarver (27) ini dilaporkan membawa senjata api dan melepaskan satu kali tembakan di dalam restoran cepat saji itu.

Sebelum melepas tembakan, sebut WTOC, wanita itu mengklaim kentang goreng yang dipesannya sudah dingin.


Menurut manajer restoran cepat saji itu, wanita itu memesan kentang goreng kemudian pergi keluar dan tiba-tiba kembali untuk memprotes bahwa pesanannya sudah dingin. Laporan WTOC menyebut 'perkelahian besar' kemudian tak terhindarkan.

"Dia (Tarver-red) mengambil minumannya dan melemparkannya ke saya dan sang manajer, dan kemudian bergerak ke belakang meja counter," tutur Lynn Watson yang merupakan salah satu pelayan restoran cepat saji tersebut.

"Kami terlibat perkelahian fisik karena saya harus memeganginya karena dia bertingkah seperti ini dan saya harus mengambil kesempatan ketika saya tahu saya bisa. Ketika dia membungkuk, saya menarik rambutnya dan mulai melemparkannya ke lantai," sebut Watson dalam keterangannya.

Menurut Watson, wanita itu bergegas pergi keluar menuju mobil dan kembali masuk ke dalam restoran sambil membawa sepucuk senjata api. "Dia kembali ke dalam, berjalan seperti... Anda tahu, dia siap melepas tembakan," imbuhnya.


WTOC melaporkan bahwa Tarver melepaskan satu kali tembakan dan langsung pergi meninggalkan restoran cepat saji itu setelah mendapatkan refund.

Tidak ada korban luka dalam insiden ini. Saat polisi tiba di lokasi, Tarver sudah pergi.

"Ketika polisi tiba di lokasi mereka mendapati tersangka telah melarikan diri dengan menggunakan mobil Nissan Altima warna hitam. Polisi kemudian melakukan pengejaran dengan kendaraan karena kendaraan tersangka menolak berhenti," terang Detektif Roberto Rodriguez dari Divisi Penyelidikan Kriminal pada Kepolisian Garden City dalam pernyataan kepada Newsweek.

Polisi akhirnya berhasil menghentikan mobil yang dikemudikan Tarver dan menangkapnya. Dia ditahan atas sejumlah pelanggaran hukum, mulai pelanggaran aturan berkendara hingga dakwaan tindak kejahatan berat, dakwaan perampokan bersenjata, dakwaan penyerangan brutal, dakwaan pemukulan dan dakwaan kepemilikan senjata api serta perilaku sembrono. (nvc/ita)