detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 02:54 WIB

Turki Akan Usir Warga Suriah yang Tinggal Ilegal di Istanbul

Ibnu Hariyanto - detikNews
Turki Akan Usir Warga Suriah yang Tinggal Ilegal di Istanbul ilustrasi warga Suriah (Foto: Social Media Website via Reuters.)
Istanbul - Turki akan mengusir warga Suriah yang tinggal secara ilegal di Istanbul. Pihak otoritas Turki memberi waktu hingga 20 Agustus untuk Warga Suriah meninggalkan kota atau akan ada pengusiran.

Dilansir AFP, Senin (22/7/2019), Turki memiliki 3,5 juta pengungsi Suriah--lebih banyak dari negara lain--tetapi mereka hanya di bawah 'perlindungan sementara'. Pemerintah tidak menawarkan mereka status pengungsi formal.

Di bawah sistem itu, mereka harus tinggal di provinsi tempat di mana mereka ditugaskan dan hanya dapat mengunjungi kota-kota lain dengan izin jangka pendek.



Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan dalam bahasa Turki dan Arab, kantor gubernur Istanbul mengatakan tidak akan lagi menoleransi warga Suriah yang ditugaskan ke provinsi lain.

"Orang asing berkebangsaan Suriah yang tidak terdaftar di bawah sistem perlindungan sementara atau yang tidak memiliki izin tinggal akan dikeluarkan ke provinsi yang ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri," katanya. Dia menambahkan mereka yang tanpa dokumen pendaftaran sama sekali akan dikirim kembali ke Suriah.

Namun, Mahdi Daoud, yang memimpin koalisi LSM Suriah di Istanbul, mengatakan lebih dari 600 orang telah dikirim kembali ke Suriah pekan lalu, meskipun sebagian besar memiliki kartu perlindungan yang dikeluarkan untuk provinsi Turki lainnya.

"Mereka dipaksa menandatangani dokumen yang mengatakan mereka kembali secara sukarela ke Suriah," katanya kepada AFP.



Dia mengatakan koalisinya, Forum untuk Asosiasi Suriah, telah mengadu ke pihak berwenang Turki dan tidak ada kasus baru sejak Sabtu.

Pasukan keamanan telah meningkatkan pemeriksaan identitas dalam beberapa hari terakhir di Istanbul. Pemeriksaan dilakukan di stasiun metro dan kereta api serta daerah-daerah yang jumlah warga Suriah yang besar.

Kantor gubernur menyatakan saat ini ada 547.000 warga Suriah yang tinggal di kota itu dan mengatakan tidak ada pendaftaran baru yang diterima bagi para pengungsi. Daoud mengatakan hampir 26.000 warga Suriah tinggal di Istanbul tanpa kartu perlindungan. Dia tidak yakin berapa banyak yang memiliki kartu dari provinsi lain.

Sebuah survei yang diterbitkan bulan ini oleh Universitas Kadir Has di Istanbul menunjukkan meningkatnya permusuhan terhadap para pengungsi Suriah di kota itu, meningkat dari 54,5 persen responden pada 2017 menjadi 67,7 persen pada 2019.
(ibh/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com