detikNews
Jumat 19 Juli 2019, 12:50 WIB

Kebakaran Mengerikan di Studio Kyoto Animation, Saksi Mata: Seperti Neraka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kebakaran Mengerikan di Studio Kyoto Animation, Saksi Mata: Seperti Neraka Foto: Kyodo News via AP
Kyoto - Kebakaran mengerikan di studio milik perusahaan produksi animasi Kyoto Animation di kota Kyoto, Jepang menewaskan 33 orang dan melukai puluhan orang lainnya. Saksi mata menyebut kobaran api begitu dahsyat bagaikan neraka.

Saksi mata mengatakan, dahsyatnya kobaran api di dalam gedung tiga lantai itu membuat orang-orang yang berada di luar tak bisa mendekat untuk menolong mereka yang mencoba menyelamatkan diri.

"Ada seseorang yang melompat dari lantai dua. Orang itu melompat, mati-matian berusaha untuk menjauh dari gedung tetapi kami tidak bisa bergegas untuk membantu karena apinya sangat kuat," kata seorang wanita lokal kepada media online afiliasi harian Asahi Shimbun.


"Orang-orang dengan luka bakar parah menangis tak terkendali, benar-benar linglung," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (19/7/2019).

"Saya seperti melihat neraka," cetusnya.

Pada Jumat (19/7) pagi, beberapa orang mendatangi lokasi untuk meletakkan karangan bunga. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyebut peristiwa ini sangat mengerikan. "Ini sangat mengerikan sampai saya kehabisan kata-kata," tutur Abe dalam cuitan di akun Twitter resminya.

Pelaku yang mendalangi aksi pembakaran di studio Kyoto Animation diyakini telah merencanakan aksinya dalam beberapa hari terakhir. Aksi pembakaran yang menewaskan 33 orang dan melukai 36 orang ini, tercatat sebagai pembunuhan massal terparah dalam 18 tahun terakhir di Jepang sejak aksi pembakaran di distrik hiburan Kabuhicho, Tokyo, tahun 2001 lalu yang menewaskan 44 orang.


Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/7/2019), kepolisian setempat belum mengungkap identitas pelaku yang kini ditahan. Hanya disebutkan bahwa pelaku berjenis kelamin laki-laki dan berusia 41 tahun. Salah satu saksi mata menuturkan kepada wartawan bahwa pelaku sempat berteriak menyebut dirinya sebagai korban aksi plagiat, saat akan ditangkap polisi.

Pelaku dilaporkan mengalami luka bakar serius di wajah dan kakinya dan kini dalam pengawasan polisi. NHK sempat menampilkan tayangan yang menunjukkan seorang pria diduga pelaku tergeletak di atas aspal dan sedang berbicara dengan seorang polisi. Pria tersebut terlihat memiliki luka bakar di kaki bagian kanan, tepat di bawah lutut.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com