detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 16:35 WIB

Berkomentar Rasis, Trump Juga Dikecam Partainya Sendiri

Novi Christiastuti - detikNews
Berkomentar Rasis, Trump Juga Dikecam Partainya Sendiri Donald Trump (AFP Photo/SAUL LOEB)
Washington DC - Kecaman terhadap komentar rasis Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk empat wanita anggota Kongres AS, juga datang dari kalangan Partai Republik sendiri. Komentar Trump itu dianggap bernada xenofobia dan tidak bisa diterima.

Seperti dilansir AFP, Kamis (18/7/2019), kecaman dari para anggota parlemen dan Senator AS yang berasal dari Partai Republik, yang menaungi Trump, mulai mengalir sejak Senin (15/7) lalu. Salah satunya datang dari senator senior Republikan yang mewakili Utah, Mitt Romney, yang menyebut komentar Trump itu 'sangat salah'.

"Pandangan saya adalah apa yang dikatakan dan apa yang di-tweet sangatlah destruktif, merendahkan martabat, merusak keselarasan dan sesungguhnya itu sangat salah," tegas Romney yang pernah menjadi calon presiden dari Partai Republik dalam pilpres AS tahun 2012.


Kecaman lainnya datang dari Senator Republikan lainnya yang mewakili Alaska, Lisa Murkowski. "Tidak ada pengecualian untuk komentar penuh dendam dari presiden -- komentar-komentar itu sungguh tidak bisa diterima dan ini harus dihentikan," ucapnya.

"Kita harus menuntut standar lebih tinggi untuk kepantasan dan kesopanan," imbuh Murkowski.

Pekan ini, Trump menuai kontroversi dengan komentar bernada rasis terhadap empat perempuan anggota Kongres AS dari Partai Demokrat, yakni Alexandria Ocasio-Cortez, Ilhan Omar, Rashida Tlaib dan Ayanna Pressley. Dalam pernyataan via Twitter, Trump menyebut keempat wanita anggota Kongres itu 'berasal dari negara-negara dengan pemerintahan kacau' dan menyerukan mereka 'harusnya kembali (ke negara asal)'.


Senator Susan Collins dari Partai Republik yang mewakili Maine menyatakan dirinya tidak setuju dengan kebijakan-kebijakan yang didukung sayap 'kiri jauh' Partai Demokrat, namun dia menilai komentar Trump terhadap empat anggota Kongres dari Partai Demokrat itu tidak pantas.

"Cuitan presiden bahwa beberapa anggota Kongres harus kembali ke 'tempat asal mereka' sudah melewati batas, dan dia (Trump-red) seharusnya mencabut komentar itu," ujarnya.

Ocasio-Cortez yang keturunan Puerto Rico, Tlaib yang keturunan Palestina dan Pressley yang keturunan Afrika-Amerika diketahui semuanya lahir di AS, sedangkan Omar datang ke AS saat masih kecil setelah mengungsi dari Somalia yang dilanda perang.

"Kewarganegaraan keempat orang ini sama validnya dengan kewarganegaraan saya," ucap Senator Republikan yang mewakili Pennsylvania, Pat Toomey. "Mereka berhak memberikan opini, terlepas dari seberapa menyesatkannya mereka," imbuhnya.


Will Hurd, satu-satunya anggota House of Representatives atau DPR AS keturunan Afrika-Amerika dari Partai Republik, menuturkan kepada CNN bahwa komentar Trump itu bersifat 'rasis dan xenofobia'. Diketahui bahwa xenofobia merupakan kebencian terhadap orang asing atau sesuatu yang belum dikenal.

"Perilaku yang tidak pantas dari pemimpin dunia yang bebas," kata Hurd dalam tanggapannya.

Anggota HOR dari Partai Republik lainnya, Mike Turner, menyatakan Trump harus meminta maaf atas komentarnya itu. Sementara Senator Republikan yang mewakili South Carolina, Tim Scott, yang juga keturunan Afrika-Amerika mengkritik Trump karena melakukan 'serangan personal yang tidak bisa diterima dan bahasa kasar yang menyinggung secara ras'.

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, dari Partai Demokrat yang memiliki hubungan yang tidak akrab dengan empat wanita anggota Kongres AS yang diserang Trump, turut menyampaikan pembelaannya. "Saat @realDonaldTrump memberitahu empat wanita anggota Kongres AS untuk kembali ke negara mereka, dia menegaskan kembali rencananya untuk 'Make America Great Again' yang sebenarnya selalu tentang menjadikan Amerika putih kembali," ucapnya.



Simak Video "Trump Batalkan Perjanjian Damai dengan Afghanistan"
[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com