detikNews
Selasa 16 Juli 2019, 11:57 WIB

Serukan Warga Palestina Bunuh Umat Yahudi, Pejabat Senior Hamas Dikecam

Novi Christiastuti - detikNews
Serukan Warga Palestina Bunuh Umat Yahudi, Pejabat Senior Hamas Dikecam Ilustrasi (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Gaza City - Seorang anggota senior Hamas di Gaza menyerukan agar warga Palestina di seluruh dunia untuk membunuh umat Yahudi. Seruan ini memicu kecaman baik dari Israel maupun dari Palestina sendiri, juga dari utusan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Seperti dilansir AFP, Selasa (16/7/2019), seruan itu disampaikan Fathi Hamad yang merupakan anggota badan politik tertinggi Hamas saat berpidato dalam unjuk rasa mingguan pada Jumat (12/7) lalu. Dalam video pidato itu, Hamad terdengar menyerukan kepada seluruh warga Palestina di dunia untuk melancarkan serangan.

"Jika pengepungan ini tidak berakhir, kita akan meledak di depan musuh-musuh kita, dengan izin Allah. Ledakan tidak hanya akan terjadi di Gaza tapi juga di Tepi Barat dan luar negeri, insya Allah," tegas Hamad dalam pidatonya di hadapan demonstran Palestina saat itu.

"Tapi saudara-saudara kita di luar sana sedang bersiap, mencoba bersiap, pemanasan," imbuhnya.

"Tujuh juta warga Palestina di luar sana, cukup melakukan pemanasan, Anda akan mendapati warga Yahudi di sekitar Anda di setiap tempat. Anda harus menyerang setiap warga Yahudi di seluruh dunia dan bunuh mereka," seru Hamad.


Sejak Maret 2018, warga Palestina ikut dalam aksi protes yang didukung oleh Hamas dan terlibat dalam bentrokan di sepanjang perbatasan Gaza-Israel yang menjadi bagian dari aksi melawan blokade Israel terhadap Gaza. Sedikitnya 295 warga Palestina dan tujuh warga Israel tewas akibat serangkaian insiden dalam unjuk rasa.

Hamas yang menguasai wilayah Gaza, dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS), Uni Eropa dan beberapa negara lainnya.

Kecaman terhadap seruan Hamad datang dari otoritas Israel. Juru bicara untuk Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, Ofir Gendelman, menyebut komentar itu menunjukkan 'seperti apa Hamas sebenarnya'.

"Hamas ada di balik kerusuhan di perbatasan Gaza... Hamas ingin membunuh umat Yahudi di seluruh dunia," ucap Gendelman dalam pernyataan via Twitter. "Sekarang Anda tahu mengapa kami melindungi perbatasan dengan Gaza dari Hamas," imbuhnya.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), juga mengecam seruan Hamad. "Nilai-nilai yang adil dari warga Palestina termasuk cinta akan kebebasan, keadilan dan kesetaraan. Pernyataan menjijikkan dari pemimpin Hamas, Fathi Hamad soal Yahudi tidak mewakili satupun dari mereka," sebutnya,


Selain otoritas Israel dan Palestina, pihak Hamas sendiri terkesan menjaga jarak dari seruan Hamad tersebut.

"Komentar-komentar ini tidak mewakili posisi resmi dari pergerakan ini (Hamas-red) dan kebijakan-kebijakannya yang diadopsi, yang konsisten, yang menyatakan bahwa konflik kami adalah dengan pendudukan (Israel) yang menduduki tanah kami dan mengotori tempat-tempat suci kami dan bukan konflik dengan umat Yahudi di seluruh dunia atau Yahudi sebagai agama," tegasnya.

Kecaman juga datang dari Utusan PBB, Nickolay Mladenov, yang menyebut seruan Hamad sebagai 'pernyataan berbahaya, menjijikkan dan penuh hasutan'. "Itu jelas harus dikecam oleh semua pihak," cetusnya.



Simak Video "2 Polisi Tewas dalam Ledakan Pos Pemeriksaan di Jalur Gaza"
[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com