Kereta Tabrak Van di Bangladesh, 10 Orang Tewas Termasuk Pengantin Baru

Kereta Tabrak Van di Bangladesh, 10 Orang Tewas Termasuk Pengantin Baru

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 16 Jul 2019 10:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
Dhaka - Sedikitnya 10 orang tewas di Bangladesh saat sebuah rangkaian kereta api menabrak sebuah van yang membawa rombongan yang baru saja menghadiri pesta pernikahan. Nahas, pasangan pengantin baru ikut tewas dalam kecelakaan ini.

Seperti dilansir AFP, Selasa (16/7/2019), rangkaian kereta yang melaju ke Dhaka itu menabrak sebuah van di wilayah Ullahpara, yang berjarak 145 kilometer dari ibu kota Bangladesh. Kecelakaan ini terjadi pada Senin (15/7) sore waktu setempat.

Kepala Kepolisian setempat, Koushik Ahmed, mengatakan bahwa terdapat 14 orang di dalam van yang ditabrak kereta. Orang-orang di dalam van itu diketahui baru saja menghadiri sebuah pesta pernikahan.

Tabrakan terjadi saat van mendekati sebuah rel perlintasan kereta yang tidak memiliki palang pelindung dan tidak dijaga. Sopir van itu tampaknya tidak menyadari jika sebuah rangkaian kereta sedang melaju cepat dan mendekati perlintasan pada saat yang sama.


Laporan media lokal Bangladesh, bdnews24.com, menyebut tabrakan yang melibatkan rangkaian kereta Padma Express yang sedang melaju dari Rajshahi menuju Dhaka itu terjadi di perlintasan kereta yang memiliki tanjakan di area Shahikola, dekat Stasiun Salop di Upazila.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Ullapara, Nazir Hossain, menyebut kereta itu sempat mendorong van tersebut sejauh 200 meter setelah menabraknya.

Menurut Ahmed dalam pernyataannya kepada AFP, sedikitnya 8 orang tewas seketika di lokasi kecelakaan. Terdapat dua wanita dan satu anak-anak di antaranya. "Dua orang lainnya meninggal dunia di rumah sakit dan yang lain mengalami luka-luka," tutur Ahmed kepada AFP.

Ditambahkan Ahmed bahwa pasangan pengantin yang baru saja menikah sebelum kecelakaan terjadi, ikut tewas dalam kecelakaan nahas ini.


Bdnews24.com menyebut identitas pasangan pengantin baru itu sebagai Rajon Sheikh (22) dan Simaiya (18). Korban tewas lainnya merupakan sepupu dan kerabat dari pasangan pengantin baru itu. Ahmed mengatakan, van itu membawa rombongan tersebut pulang ke rumah Rajon di Sadar Upazila setelah pernikahan digelar di rumah Sumaiya di Ullapara.

Kecelakaan kereta api cukup sering terjadi di Bangladesh, yang sekitar 40 persen rel perlintasan kereta apinya -- dari total 2.500 perlintasan -- tidak dijaga. Data kepolisian setempat menyebut nyaris 6 ribu orang tewas akibat kecelakaan kereta dalam 6,5 tahun terakhir.



Simak Video "Gundukan Eceng Gondok di Bangladesh Ternyata Kebun Apung"
[Gambas:Video 20detik]
(nvc/ita)