detikNews
Senin 15 Juli 2019, 18:27 WIB

Kartu Kredit Najib Razak Dipakai Belanja Perhiasan Rp 11 M dalam Sehari!

Novi Christiastuti - detikNews
Kartu Kredit Najib Razak Dipakai Belanja Perhiasan Rp 11 M dalam Sehari! Najib Razak (Reuters)
Kuala Lumpur - Dua kartu kredit milik mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, diketahui pernah dipakai membayar belanjaan senilai 3,3 juta Ringgit (Rp 11,1 miliar) dalam waktu satu hari. Aktivitas berbelanja dengan nilai fantastis itu terdeteksi dilakukan di sebuah toko perhiasan mewah di Italia tahun 2014 lalu.

Seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan dilansir Channel News Asia, Senin (15/7/2019), hal ini diungkapkan oleh Wakil Presiden Senior Ambank, Yeoh Eng Leong (58), saat memberikan kesaksian dalam persidangan kasus Najib di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur.

Yeoh diketahui bertugas mengurusi otorisasi kartu kredit dan manajemen penipuan pada Ambank, salah satu bank terbesar di Malaysia. Yeoh menjadi saksi ke-47 yang dihadirkan jaksa dalam kasus penyalahgunaan dana 42 juta Ringgit dari SRC International, bekas anak perusahaan 1Malaysia Development Berhad (1MDB).


Yeoh yang dihadirkan dalam sidang hari ke-37 ini mengungkapkan bahwa pembelian perhiasan dengan nilai total 3,3 juta Ringgit itu dilakukan di De Grisogono, sebuah produsen perhiasan mewah Swiss, yang ada di Italia pada 8 Agustus 2014 lalu.

Lebih lanjut, Yeoh membeberkan bahwa belanjaan senilai 456 ribu Ringgit (Rp 1,5 miliar) dibayar dengan kartu kredit Visa Platinum dan belanjaan senilai 2,8 juta Ringgit (Rp 9,6 miliar) dibayar dengan kartu kredit Mastercard Platinum. Hal ini diungkapkan Yeoh saat ditanya Wakil Jaksa Budiman Lufti Mohammed dalam persidangan pada Senin (15/7) waktu setempat.

Dalam persidangan, Yeoh juga mengungkapkan bahwa dua kartu kredit itu memiliki limit kredit gabungan sebesar 3 juta Ringgit. Ditambahkan Yeoh bahwa pembayaran telah dilakukan untuk tagihan dua kartu kredit itu, yakni 450 ribu Ringgit untuk kartu kredit Visa dan 2,83 juta Ringgit untuk kartu kredit Mastercard.


Kemudian pada awal Januari 2015, sebut Yeoh dalam persidangan, kartu kredit itu dipakai untuk berbelanja sebanyak 466 ribu Ringgit (Rp 1,5 miliar) di sebuah butik mewah Chanel di Honolulu, Hawaii.

Kartu kredit yang sama, imbuh Yeoh, juga dipakai untuk membayar biaya menginap sebesar 127 ribu Ringgit (Rp 428,9 juta) di Shangri-La Hotel di Bangkok, Thailand.

Saat diperiksa silang oleh pengacara Najib, Harvinderjit Singh dalam sidang yang sama, Yeoh setuju bahwa menurut tagihan kartu kredit pada April 2015, pembayaran terakhir dilakukan oleh seseorang bernama Nik Faisal Ariff Kamil yang dikenal sebagai mantan CEO SRC International.


Namun kepada jaksa, Yeoh menyebut seluruh pembayaran untuk tagihan kartu kredit itu datang dari rekening bank milik Najib pada Ambank.

Diketahui bahwa Najib (66) dijerat tiga dakwaan pelanggaran kepercayaan, satu dakwaan menyalahgunakan jabatan dan tiga dakwaan pencucian uang terkait dana SRC Internasional sebesar 42 juta Ringgit. Selain dakwaan-dakwaan itu, Najib masih menghadapi puluhan dakwaan lainnya terkait skandal korupsi 1MDB.




Tonton Video Kabar Gembira, Usai Lebaran Bayar Kartu Kredit Bisa Molor:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Najib Razak Kembali Ditangkap di Hari Ulang Tahun Sang Istri "
[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com