detikNews
Sabtu 06 Juli 2019, 09:20 WIB

Bom Mobil Tewaskan 3 Orang di Turki, Erdogan Sebut Terkait Terorisme

Novi Christiastuti - detikNews
Bom Mobil Tewaskan 3 Orang di Turki, Erdogan Sebut Terkait Terorisme Situasi di lokasi ledakan bom mobil (Demiroren News Agency (DHA)/AFP)
Ankara - Tiga orang dilaporkan tewas akibat ledakan bom mobil di dekat perbatasan Turki dan Suriah. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menduga ledakan ini berkaitan dengan aksi terorisme.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (6/7/2019), ledakan bom mobil ini terjadi di kota Reyhanli, yang terletak dekat dengan perbatasan Suriah, pada Jumat (5/7) waktu setempat.

Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, dalam pernyataannya menyebut dua warga Suriah tewas seketika akibat ledakan itu. Satu orang lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan mengalami luka serius. Laporan kantor berita Turki, Anadolu Agency, menyebut warga Suriah yang luka-luka itu meninggal dunia di rumah sakit.


Erdogan dalam pernyataannya menyebut temuan awal menunjukkan 'mungkin ada lebih banyak keterkaitan dengan teror'.

"Sudah jelas bahwa mobil itu dipasangi bom," ucap Erdogan dalam pernyataan yang disiarkan televisi setempat.

"Temuan saat ini mengindikasikan ledakan itu ... terkait terorisme," imbuhnya. "Kolega-kolega kita sedang mencari tahu siapa di balik (ledakan) ini," ujar Erdogan.


Erdogan, seperti dikutip Anadolu Agency, memastikan bahwa tiga orang yang tewas akibat ledakan ini semuanya warga negara Suriah.

Secara terpisah, Soylu menyatakan keyakinan otoritas Turki bahwa ada sebuah bom rakitan di dalam mobil yang meledak. "Bisa saja itu berupa bom dengan pengatur waktu (timer)," sebutnya.

Warga-warga Suriah yang tewas dalam ledakan ini, sebut Soylu, tinggal secara legal di wilayah Turki di bawah perlindungan sementara. Identitas ketiga tidak disebut lebih lanjut. Mobil yang meledak diketahui milik seorang warga Suriah.


Ledakan ini disebut terjadi di lokasi yang berjarak kurang dari 1 kilometer dari kantor Gubernur Distrik Reyhanli. Otoritas provinsi Hatay, yang menjadi lokasi Reyhanli, menyatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka lainnya. "Tidak ada kerusakan pada lingkungan sekitar," sebut otoritas provinsi Hatay.

Diketahui bahwa wilayah Reyhanli pernah dilanda dua ledakan bom mobil pada Mei 2013 lalu. Ledakan kembar itu menewaskan lebih dari 50 orang.



Simak Video "Turki Tambah Pasukan ke Perbatasan Suriah"
[Gambas:Video 20detik]

(nvc/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com