detikNews
2019/07/02 19:41:10 WIB

Round-Up

Tentang Gerhana Matahari Total yang Akan 'Gelapkan' Pasifik

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tentang Gerhana Matahari Total yang Akan Gelapkan Pasifik Ilustrasi Gerhana Matahari Total (Foto: Royal Astronomical Society)
Santiago - Fenomena alam yang jarang terjadi yakni Gerhana Matahari Total (GMT) akan terjadi hari ini dan esok hari, 3 Juli. Namun, hanya orang-orang di Chile dan Argentina yang bisa melihat GMT.

GMT tahun ini merupakan yang pertama dan satu-satunya yang akan terjadi sepanjang tahun 2019. Jalur sepanjang 10 ribu kilometer yang membentang di Samudra Pasifik, Chile dan Argentina akan dilanda kegelapan saat bayangan bulan secara total menutupi Matahari.

Seperti dilansir media Inggris, BBC dan media India, FirstPost, Selasa (2/7/2019), GMT akan disaksikan secara langsung oleh orang-orang yang beraada di Samudra Pasifik, Chile dan Argentina hari ini. Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA menyatakan bahwa GMT akan bisa disaksikan di La Serena, Chile, yang dimulai pada Selasa (2/7) sore, sekitar pukul 16.38 waktu setempat (20.38 Greenwich Mean Time).




Di Junin, Argentina, menurut NASA, GMT akan dimulai pukul 17.42 waktu setempat (20.42 Greenwich Mean Time) dan berakhir pukul 17.55 waktu setempat. GMT diperkirakan akan berlangsung selama 4 menit 3 detik. Saat terjadi, suasana siang dan sore hari di Chile, Argentina juga Pasifik Selatan akan berubah gelap seperti malam hari.

Bentangan jalur totalitas GMT tahun ini mencapai sekitar 6.800 mil atau setara 10.943 kilometer. Sebagian besar jalur totalitas itu diketahui ada di lautan lepas.

Daratan yang pertama dan satu-satunya di Pasifik yang ada di jalur totalitas GMT adalah pulau kecil bernama Oeno Island, yang merupakan bagian dari Pitcairns British Overseas Territory. Pulau karang tanpa penghuni itu, sebut BBC, akan dilanda kegelapan selama nyaris 3 menit, mulai pukul 10.24 waktu setempat.

Bayangan bulan atau umbra kemudian akan mencapai kawasan pantai Chile, dekat La Serena, sekitar pukul 16.38 waktu setempat. Lintasan GMT di Pegunungan Andes dan Amerika Selatan akan berlangsung cepat. Salah satu yang akan merasakan totalitas terakhir adalah penduduk wilayah Chascomus, yang ada di Buenos Aires, sekitar pukul 17.44 waktu setempat, sebelum matahari terbenam.




Meskipun totalitas GMT tahun ini ada di jalur sempit yang penuh bayangan, ada area lebih luas yang bisa menyaksikan langsung gerhana matahari sebagian. Area lebih luas itu mencakup wilayah Chile dan Argentina lainnya yang tidak bisa melihat gerhana matahari total.

Kemudian juga Peru, Ekuador, Paraguay, Bolivia, Uruguay dan sebagian Kolombia, Brasil, Venezuela serta Panama. Hanya kawasan pantai utara Amerika Selatan yang tidak bisa menikmati langsung gerhana.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com