Serangan Israel Tewaskan 15 Orang, Suriah: Israel Lakukan Terorisme Negara

Serangan Israel Tewaskan 15 Orang, Suriah: Israel Lakukan Terorisme Negara

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 02 Jul 2019 15:43 WIB
Foto: REUTERS/Ammar Awad
Foto: REUTERS/Ammar Awad
Damaskus - Pemerintah Suriah menuduh Israel melakukan terorisme negara setelah serangan-serangan udara Israel dilaporkan menewaskan 15 orang termasuk 6 warga sipil Suriah.

"Otoritas Israel tengah meningkatkan praktik terorisme negara," kata Kementerian Luar Negeri Suriah seperti dilaporkan kantor berita resmi Suriah, SANA dan dilansir AFP, Selasa (2/7/2019).

"Agresi keji Israel yang terbaru ini masuk dalam kerangka upaya berkelanjutan Israel untuk memperpanjang krisis di Suriah," imbuh kementerian.


Sebelumnya, kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights melaporkan, serangan-serangan udara Israel di dekat Damaskus dan di provinsi Homs pada Minggu (30/6) larut malam waktu setempat menewaskan sembilan petempur pro-rezim dan enam warga sipil (sebelumnya dilaporkan 4 warga sipil), termasuk tiga anak-anak. Tidak jelas apakah warga sipil tersebut tewas dalam serangan udara tersebut atau setelahnya.

Juru bicara militer Israel menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

SANA melaporkan, Kementerian Luar Negeri Suriah telah mengajukan komplain ke Dewan Keamanan PBB mengenai serangan Israel tersebut. Kementerian Suriah menyatakan bahwa tindakan Israel yang berbahaya tersebut tak akan mungkin dilakukan tanpa dukungan sekutunya, Amerika Serikat, yang melindungi Israel di Dewan Keamanan PBB.


Menurut Observatory, serangan-serangan rudal Israel pada Minggu (30/6) tersebut menghantam posisi-posisi Iran di dekat Damaskus, dan juga menargetkan sebuah pusat militer dan sebuah bandara militer di sebelah barat kota Homs, di mana kelompok gerilyawan Hizbullah asal Libanon dan para petempur Iran ditempatkan.

Kepala Observatory, Rami Abdel Rahman mengatakan, dari 9 petempur pro-rezim yang tewas dalam serangan Israel itu, satu orang di antaranya adalah warga negara Suriah sedangkan sisanya merupakan para petempur asing. Tidak disebutkan kewarganegaraan para petempur asing tersebut.

Israel dilaporkan telah melancarkan ratusan serangan udara di Suriah sejak dimulainya konflik di negara tersebut pada tahun 2011, dengan menargetkan pasukan yang setia pada Presiden Suriah Bashar al-Assad dan sekutu-sekutu rezim, yakni Iran dan kelompok Hizbullah. Konflik Suriah telah menewaskan lebih dari 370 ribu orang sejak dimulai pada tahun 2011.



Simak Video "Serangan Udara Hantam Pasar di Suriah, 10 Warga Sipil Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(ita/ita)