Dikawal 2 Jet Tempur Israel, Pesawat Ini Mendarat Darurat dengan Ban Pecah

Dikawal 2 Jet Tempur Israel, Pesawat Ini Mendarat Darurat dengan Ban Pecah

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 02 Jul 2019 15:11 WIB
Ilustrasi (Thinkstock)
Ilustrasi (Thinkstock)
Tel Aviv - Sebuah pesawat maskapai Bulgaria, Electra Airways, berhasil melakukan pendaratan darurat dengan selamat setelah mengalami pecah ban. Pendaratan darurat dilakukan di Bandara Internasional Ben Gurion, Tel Aviv, Israel dengan dikawal dua jet tempur.

Seperti dilansir Russia Times atau RT, Selasa (2/7/2019), salah satu roda pesawat jenis Boeing 737-400 ini meletus saat lepas landas di Cologne, Jerman. Pesawat yang membawa 152 orang pun terpaksa melakukan pendaratan darurat.

Staf di Bandara Ben Gurion dalam kondisi waspada tinggi saat pesawat bersiap melakukan pendaratan darurat pada Senin (1/7) sore waktu setempat. Lebih dari 100 ambulans dikerahkan ke lokasi pendaratan darurat sebagai antisipasi.


Seluruh penerbangan di bandara tersebut dibatalkan atau dialihkan, saat pendaratan darurat dilakukan.

Pesawat ini terbang berputar untuk menghabiskan bahan bakar sebelum akhirnya melakukan pendaratan darurat pukul 16.25 waktu setempat. Pesawat menggunakan rem mesin untuk menjaga tekanan pada rodanya.

Tidak ada korban luka dalam insiden ini. Seluruh penumpang diturunkan dari dari pesawat dalam keadaan selamat.


Sebelum pendaratan darurat dilakukan, pesawat penumpang ini sempat dikawal oleh dua jet tempur F-16 milik militer Israel saat memasuki wilayah udara Israel. Pilot-pilot jet tempur itu memeriksa kerusakan yang dialami oleh pesawat tersebut dan melaporkan bahwa roda sebelah kiri meletus.

Rekaman video yang direkam di Bandara Ben Gurion menunjukkan pesawat mendarat dengan mulus.

Pesawat jenis Boeing 737-400 ini merupakan salah satu dari tiga pesawat yang dioperasikan oleh Electra Airways, sebuah maskapai sewaan Bulgaria yang berdiri tahun 2016. Electra Airways juga diketahui mengoperasikan dua pesawat jenis Airbus A320-200.



Simak Video "Garuda Mendarat Darurat di Sri Lanka"
[Gambas:Video 20detik]
(nvc/ita)