detikNews
Sabtu 29 Juni 2019, 01:05 WIB

Kejaksaan Sebut Tak Ada Motif Teror Dalam Penembakan Masjid Prancis

Eva Safitri - detikNews
Kejaksaan Sebut Tak Ada Motif Teror Dalam Penembakan Masjid Prancis Foto: Fred TANNEAU/AFP
Brest - Kejaksaan Prancis telah mengumpulkan beberapa petunjuk terkait insiden penembakan yang melukai seorang imam di Kota Brest Prancis. Pelaku diduga melepaskan tembakan secara sembarangan di luar area masjid sehingga melukai imam dan jamaah.

"Dari informasi yang dikumpulkan sejauh ini, kami tidak dapat menganggap ini sebagai serangan teror," kata Jaksa Brest Jean-Philippe Recappe dilansir dari AFP, Sabtu (29/6/2019).

Imam bernama Rachid El Jay itu terkena empat peluru di tubuhnya, sedangkan seorang jemaah tertembak dua peluru. Meski begitu, luka itu tidak sampai mengancam nyawanya.
Sumber dari polisi mengatakan pelaku itu ditemukan tewas di dekat Bandara Brest. Pria berusia 21 tahun itu diketahui berasal dari Normandia Prancis Utara. Ia ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepalanya jelas Recappe.

Recappe mengatakan sebelum beraksi, pria yang tak disebutkan identitasnya telah mengirim surat kepada seorang imam di kota Lille. Surat itu berisi uraian terkait rencananya untuk membunuh El Jay.

Dalam surat pelaku juga mengaku dirinya diperintahkan untuk menembak El Jay oleh pria bertopeng yang berada dalam mobil van hitam. Jika tidak menuruti, keluarga pelaku diancam untuk dibunuh.
Mengetahui hal itu, lantas imam kota Lille mengirim dua surat ke El Jay. Namun surat itu tidak ditanggapi El Jay sampai terjadinya insiden penembakan itu.

Melihat adanya peningkatan kekerasan umat Islam mendorong Menteri Dalam Negeri Christophe Castane untuk meningkatkan keamanan di sekitar tempat ibadah

Simak Video "Prajurit Masa Depan Prancis"
[Gambas:Video 20detik]

(eva/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com