detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 10:45 WIB

Publik Marah Soal Kondisi Anak Imigran, Plt Kepala Perbatasan AS Mundur

Novi Christiastuti - detikNews
Publik Marah Soal Kondisi Anak Imigran, Plt Kepala Perbatasan AS Mundur John Sanders (REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington DC - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (AS), John Sanders, mengundurkan diri setelah baru dua bulan menjabat. Pengunduran diri ini diumumkan di tengah kemarahan publik AS terhadap kondisi penahanan anak-anak imigran yang mengkhawatirkan di Texas.

Seperti dilansir AFP, Rabu (26/6/2019), dalam surat yang diterima media-media AS, Sanders mengumumkan rencananya untuk mundur dari jabatan Plt Kepala Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (CBP) mulai 5 Juli mendatang.

Pengumuman pengunduran diri ini bertepatan dengan dibeberkannya kondisi penahanan yang tidak sehat bagi anak-anak imigran di fasilitas Patroli Perbatasan AS di Clint, Texas. Kondisi fasiltas perbatasan yang terlalu penuh dinilai menjadi pertanda besarnya tekanan terhadap sumber daya di AS seiring melonjaknya angka penangkapan para imigran ilegal di perbatasan AS dan Meksiko.


Kondisi memprihatinkan di fasilitas perbatasan AS itu diungkapkan oleh tim pengacara, dokter dan orang-orang yang pernah berkunjung ke sana. Fasilitas perbatasan di Clint diketahui berada di lokasi berjarak 30 kilometer sebelah selatan El Paso, Texas.

Nyaris 250 anak-anak imigran telah dibawa keluar dari Clint pada Senin (24/6) lalu, namun seorang pejabat CBP menuturkan pada Selasa (25/6) waktu setempat, bahwa sekitar 100 anak dikembalikan ke sana.

"Bocah 3 tahun di depan saya memiliki rambut yang kusut, batuk yang terus-menerus, celana diselimuti lumpur dan mata yang memaksa menutup karena kelelahan," sebut peneliti dari Human Rights Watch (HRW), Clara Long, dalam laporannya saat mendampingi anak-anak itu.

Situasi di fasilitas perbatasan AS di Clint, TexasSituasi di fasilitas perbatasan AS di Clint, Texas Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez

"Satu-satunya yang mengasuhnya selama tiga pekan dalam penahanan Patroli Perbatasan Amerika Serikat di dalam kandang berantai dan kemudian sebuah sel penjara...adalah kakak laki-lakinya yang berusia 11 tahun," tuturnya.

"Anak-anak di Clint memberitahu kami bahwa mereka tidak memiliki akses rutin untuk mandi atau mendapat pakaian bersih, dengan beberapa mengatakan bahwa mereka tidak diizinkan mandi selama berminggu-minggu dan tidak memiliki akses untuk menggunakan sabun secara rutin," imbuh Long dalam laporannya.

Sesuai aturan hukum AS, setiap anak imigran yang tidak memiliki pendamping harus dikembalikan kepada orang tua mereka atau diserahkan ke fasilitas Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan dalam kurun waktu 72 jam. Namun pada praktiknya, banyak anak-anak imigran yang ditahan di Clint telah ada di sana selama 3-4 pekan.


Sanders diketahui telah memimpin CBP sejak April lalu, saat Presiden Donald Trump menunjuk Kepala CBP saat itu, Kevin McAleenan, untuk menggantikan Kirstjen Nielsen sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri AS.

Dalam pesan kepada para stafnya, Sanders tidak menyebut alasan spesifik yang mendasari pengunduran dirinya. Sejumlah pejabat AS yang dikutip The Washington Post dan New York Times menyatakan tidak jelas apakah pengunduran diri Sanders berkaitan langsung dengan penanganan anak-anak imigran di perbatasan.


(nvc/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed