detikNews
Sabtu 08 Juni 2019, 04:00 WIB

Trump Minta NASA Setop Bahas Pergi ke Bulan Lagi dan Fokus ke Mars

Haris Fadhil - detikNews
Trump Minta NASA Setop Bahas Pergi ke Bulan Lagi dan Fokus ke Mars Donald Trump (Foto: Photo by MANDEL NGAN / AFP)
Washington - Presiden AS Donald Trump meminta NASA (National Aeronautics and Space Administration) berhenti membahas pergi ke bulan lagi. Menurutnya, hal itu sudah pernah dilakukan AS 50 tahun lalu.

"Untuk semua uang yang kita belanjakan, NASA tidak boleh berbicara tentang pergi ke Bulan-Kami melakukannya 50 tahun yang lalu," cuit Trump dari Air Force One sambil kembali dari kunjungan ke Eropa sebagaimana dilansir dari AFP, Sabtu (8/6/2019).

Hal ini pun menimbulkan kebingungan karena pemerintahan yang dipimpin Trump pernah menyampaikan keinginan memulai lagi misi mendarat di bulan pada 2024. Dia meminta NASA fokus pada hal yang lebih besar, yakni pergi ke Mars.

"Mereka harus fokus pada hal-hal yang jauh lebih besar yang kita lakukan, termasuk Mars (di mana Bulan menjadi bagiannya), Pertahanan dan Sains!" Kata Trump.



Ucapan Trump itu kemudian diartikan sebagai desakan agar Badan Antariksa AS itu lebih fokus pada perjalanan ke Mars dengan Bulan sebagai batu loncatan.

Wakil Presiden Mike Pence mengumumkan rencana pada bulan April untuk kembali ke Bulan pada tahun 2024. Namun, beberapa pakar ruang angkasa meragukan apakah batas waktu dapat dipenuhi.

Di situsnya, NASA, yang membuat enam misi Apollo berawak ke Bulan antara tahun 1969 dan 1972, mengatakan bahwa "penjelajahan Bulan dan Mars saling terkait."

"Bulan menyediakan kesempatan untuk menguji alat, instrumen, dan peralatan baru yang dapat digunakan di Mars, termasuk habitat manusia, sistem pendukung kehidupan, dan teknologi dan praktik yang dapat membantu kita membangun pos mandiri yang jauh dari Bumi," katanya.



Berbicara pada April, administrator NASA Jim Bridenstine mengatakan "kali ini, ketika kita pergi ke Bulan, kita sebenarnya akan tinggal. Kami tidak akan meninggalkan bendera dan jejak kaki dan kemudian pulang untuk tidak kembali selama 50 tahun," katanya.

Trump jarang berkicau tentang ruang angkasa atau NASA dan lebih meninggalkan urusan itu di tangan Pence dan lebih fokus pada aspek militernya seperti penciptaan 'kekuatan ruang angkasa'.

Salah satu tweet terakhirnya tentang masalah ini adalah pada 13 Mei ketika dia berkata, "Di bawah pemerintahan saya, kami mengembalikan @NASA menjadi luar biasa dan kami akan kembali ke Bulan, lalu Mars. Saya memperbarui anggaran saya untuk memasukkan USD 1,6 miliar tambahan sehingga kami dapat kembali ke ruang angkasa dalam cara besar!" ucap Trump.
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed