DetikNews
Selasa 14 Mei 2019, 13:38 WIB

Pastor Prancis Didakwa Atas Pemerkosaan dan Pelecehan Seks Anak

Novi Christiastuti - detikNews
Pastor Prancis Didakwa Atas Pemerkosaan dan Pelecehan Seks Anak Ilustrasi (BBC World)
Paris - Seorang pastor di Versailles, Prancis didakwa atas pemerkosaan dan pelecehan seksual. Tindak pidana itu diduga dilakukan sang pastor terhadap seorang jemaat wanita dan putrinya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (14/5/2019), pastor bernama Laurent Thuillier ini didakwa memperkosa seorang wanita dewasa dan melecehkan seorang anak di bawah umur. Thuillier juga disebut melakukan 'pelecehan psikologis' dan melontarkan 'permintaan seksual terhadap anak di bawah usia 15 tahun'.

Dakwaan-dakwaan itu resmi dijeratkan terhadap Thuillier pada Jumat (10/5) lalu. Pernyataan otoritas keuskupan setempat menyebut bahwa penyelidikan terhadap Thuillier telah dimulai sejak akhir tahun 2016, setelah mendapat laporan dari seorang jemaat wanita dan putrinya yang berusia 13 tahun.

Dalam pernyataan pada Uskup Versailles, Eric Aumonier, menegaskan dirinya 'mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesegera mungkin setelah dia menyadari adanya tuduhan-tuduhan' terhadap Thuillier.


Thuillier telah dinonaktifkan dari seluruh tugas keuskupannya, termasuk menyampaikan khotbah dan mendengar pengakuan dosa dari jemaat. Dia juga dilarang untuk berkomunikasi dengan pelapor dan anggota keluarganya.

Pengacara yang mewakili Thuillier, Frederic Landon, menyatakan bahwa kliennya akan melawan setiap tuduhan yang muncul. Thuiller juga disebut akan meminta pengadilan menggugurkan kasusnya.

Pada Mei 2016, sekelompok wanita Katolik di Versailles, mengecam 'kebungkaman' dan 'disfungsi' Keuskupan Versailles terhadap tuduhan yang mendera Thuillier. Mereka juga membentuk kelompok pendukung yang diberi nama 'Like a Loving Mother' yang fokus mendukung para korban kekerasan seks para rohaniwan Katolik.

Kelompok ini menyebut dakwaan yang dijeratkan terhadap Thuillier sebagai 'sebuah kelegaan setelah proses selama 2,5 tahun'.


Gereja Katolik sedunia diguncang serentetan skandal kekerasan seksual yang menyeret para pastor dan rohaniwan gereja. Dalam kasus di Prancis, Kardinal Philippe Barbarin divonis hukuman percobaan enam bulan penjara pada Maret lalu, karena tidak melaporkan dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pastor lokal.

Pekan lalu, pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, mewajibkan seluruh rohaniwan Katolik untuk segera melaporkan kasus kekerasan seksual yang terjadi dan melaporkan upaya-upaya menutupi kasus itu kepada otoritas gereja.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed