DetikNews
Rabu 17 April 2019, 15:34 WIB

Duh! Pria di Australia Tewas Diserang Rusa Peliharaan, Istrinya Kritis

Novi Christiastuti - detikNews
Duh! Pria di Australia Tewas Diserang Rusa Peliharaan, Istrinya Kritis Ilustrasi (Photo by Daniel LEAL-OLIVAS/AFP)
Victoria - Tragis! Seorang pria di pinggiran Australia tewas diserang seekor rusa yang menjadi hewan peliharaannya. Istri pria ini juga mengalami luka parah hingga kritis setelah diserang rusa yang sama.

Seperti dilansir AFP, Rabu (17/4/2019), petugas medis yang dipanggil untuk datang ke rumah pasangan ini di Victoria pada Rabu (17/4) pagi waktu setempat, menemukan keduanya mengalami luka parah akibat terkena serudukan tanduk rusa jantan itu.

Identitas pasangan ini tidak disebut lebih lanjut, hanya disebut bahwa keduanya berusia 46 tahun.

"Sang pria tewas di lokasi kejadian," demikian pernyataan kepolisian setempat.

"Sang wanita telah diterbangkan ke sebuah rumah sakit di Melbourne dengan menderita luka-luka yang membahayakan nyawanya dan kini dalam kondisi kritis," imbuh pernyataan tersebut.


Televisi nasional Australia, ABC, melaporkan bahwa sang pria diserang saat memberi makan rusa peliharaannya itu. Sedangkan sang istri diserang hingga luka-luka saat berusaha menolong suaminya.

Disebutkan kepolisian setempat bahwa putra pasangan ini, seorang remaja, berhasil menyelamatkan ibunya dengan memukul rusa peliharaan itu dengan sebatang kayu.

Ditambahkan polisi setempat bahwa rusa peliharaan itu terpaksa dibunuh 'karena kekhawatiran atas keselamatan paramedis di lokasi'.

Laporan ABC menyebut rusa jantan ini telah dipelihara oleh pasangan ini di rumah mereka selama enam tahun terakhir. Menanggapi insiden ini, Asosiasi Rusa Australia menyatakan bahwa, tergolong langka bagi seekor rusa untuk menyerang manusia.

"Ini sungguh tidak biasa, tapi bukannya tidak pernah terjadi, bagi seekor rusa dalam penangkaran untuk menyerang manusia, khususnya saat musim kawin pada musim gugur," demikian pernyataan Asosiasi Rusa Australia.


Pada abad ke-19, rusa banyak menjadi target perburuan di Australia. Populasi rusa liar kemudian meluas dengan pesat ke berbagai wilayah Australia, bahkan terlalu banyak di sejumlah area sehingga rusa liar dianggap sebagai 'hama'.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed