DetikNews
Senin 08 April 2019, 13:45 WIB

Menlu Pakistan Tuding India Rencanakan Agresi Militer Bulan Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Menlu Pakistan Tuding India Rencanakan Agresi Militer Bulan Ini tentara-tentara India (Foto: BBC World)
Islamabad - Menteri Luar Negeri (Menlu) Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengklaim pemerintahnya memiliki laporan intelijen yang bisa dipercaya bahwa India tengah merencanakan agresi militer terhadap Pakistan bulan ini.

Atas klaim tersebut, pemerintah India meresponsnya dengan menuding Qureshi membangkitkan "histeria perang."

Hubungan antara kedua negara tetangga bersenjata nuklir tersebut memburuk setelah serangan bom bunuh diri di bagian wilayah Kashmir yang dikuasai India pada Februari lalu. Serangan bom tersebut menewaskan 40 personel keamanan India. Sebuah kelompok militan yang berbasis di Pakistan kemudian mengklaim serangan tersebut.


Beberapa hari setelah serangan bom tersebut, pemerintah India yang telah sejak lama menuding Pakistan melindungi para militan yang melancarkan serangan-serangan di wilayah India, mendesak Pakistan untuk mengambil aksi kredibel dan nyata. Pemerintah Pakistan telah membantah keterlibatan dalam serangan bom itu.

"Kami memiliki intelijen yang bisa dipercaya bahwa India telah membuat skema baru dan perencanaannya tengah berlangsung dan ada kemungkinan agresi lain terhadap Pakistan, dan menurut informasi kami, tindakan ini dapat terjadi antara 16 dan 20 April," ujar Qureshi kepada para wartawan di kota Multan, Pakistan selatan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (8/4/2019).

"Saya mengatakan ini dengan tanggung jawab dan saya memiliki posisi bertanggung jawab. Saya tahu setiap perkataan yang saya sampaikan akan menjadi headline di pers internasional," imbuhnya.

Menurutnya, rencana agresi tersebut dimaksudkan "meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Pakistan".


Namun juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Raveesh Kumar membantah hal tersebut dan menyebutnya sebagai komentar "tak bertanggung jawab dan tak masuk akal" dari Qureshi.

"(Menteri Pakistan) memiliki tujuan yang jelas untuk membangkitkan histeria perang di wilayah ini. Gimmick publik ini tampaknya merupakan seruan kepada para teroris yang berbasis di Pakistan untuk melakukan serangan teror di India," cetus Kumar dalam statemen yang diposting di akun Twitter miliknya.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed