Round-Up

Julian Assange Kehilangan Suaka, Sudah Dinanti Amerika

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 06 Apr 2019 07:25 WIB
Julian Assange (Foto: ABC Australia)

WikiLeaks menyatakan paling cepat Assange akan keluar dari Kedubes Ekuador di London pada Jumat (5/4) pagi waktu setempat. Disebutkan juga oleh WikiLeaks dalam kicauannya bahwa Ekuador telah memiliki 'kesepakatan dengan Inggris untuk penangkapannya (Assange)'.


Diusirnya Assange dari Kedubes Ekuador di London dilaporkan sudah dinanti-nanti Amerika Serikat (AS). Assange sendiri juga khawatir diekstradisi ke AS untuk menghadapi tuduhan penyidik federal mengenai WikiLeaks.

Sebelumnya laporan yang dibuat oleh surat kabar AS The New York Times menyebutkan Presiden Ekuador akan menyerahkan Assange kepada AS dengan imbalan pengurangan utang. Namun informasi ini belum terkonfirmasi.


Menurut jurnalis pemenang Pulitzer dan pendiri website The Intercept Glenn Greenwald, Assange masih akan ditahan segera setelah meninggalkan gedung Kedubes Ekuador.

Assange mencari perlindungan di Kedubes Ekuador di London tahun 2012 untuk menghindari ekstradisi ke Swedia. Pihak berwenang Swedia ingin menyelidiki Assange dalam kasus tuduhan serangan seksual. Namun assange ingin tetap tinggal di dalam Kedubes Ekuador di London karena khawatir akan diekstradisi ke AS untuk menghadapi tuduhan penyidik federal terkait WikiLeaks.
Halaman

(jbr/gbr)