detikNews
Senin 01 April 2019, 16:19 WIB

Brunei Akan Hukum Rajam Sampai Mati Kaum LGBT, PBB: Tidak Manusiawi!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Brunei Akan Hukum Rajam Sampai Mati Kaum LGBT, PBB: Tidak Manusiawi! Foto: DW (SoftNews)
New York - Kerajaan Brunei Darussalam akan mulai menerapkan hukuman cambuk dan rajam sampai mati bagi kaum homoseksual (LGBT) pada Rabu, 3 April mendatang. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam hukuman yang disebutnya "kejam dan tidak manusiawi" tersebut.

"Saya meminta pemerintah untuk menghentikan pemberlakuan KUHP baru yang kejam ini, yang akan menandai kemunduran serius bagi perlindungan hak asasi manusia bagi rakyat Brunei jika diterapkan," kata kepala HAM PBB, Michelle Bachelet dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (1/4/2019).

Brunei yang selama 51 tahun ini dipimpin oleh Sultan Hassanal Bolkiah, menyatakan akan menerapkan hukum syariah tersebut mulai 3 April mendatang. Brunei pertama kali mengumumkan langkah tersebut pada tahun 2013, namun implementasinya telah ditunda seiring banyaknya kecaman dari kelompok-kelompok HAM.


Bachelet menekankan bahwa para pakar HAM PBB telah "menyampaikan keprihatinan mereka akan hukuman yang kejam, tidak manusiawi dan merendahkan yang tercantum dalam aturan KUHP tersebut".

Hukum syariah ini menetapkan hukuman mati bagi sejumlah dakwaan, termasuk pemerkosaan, perzinahan, sodomi, dan penghinaan Nabi Muhammad. Hukum ini juga mengatur pencambukan di depan umum sebagai hukuman untuk aborsi serta hukuman amputasi untuk pencurian, dan pidana untuk pengeksposan anak-anak muslim pada praktik agama selain Islam.

Sebelumnya, aktor Hollywood, George Clooney, menyerukan pemboikotan sembilan hotel mewah yang memiliki keterkaitan dengan Brunei terkait hukum syariah ini. Ia mengatakan bahwa hotel Dorchester Collection yang ada di AS, Inggris, Prancis dan Italia, yang dimiliki oleh Badan Investasi Brunei, sebaiknya dihindari oleh mereka yang menentang langkah itu.


Seruan ini disokong penyanyi terkenal Elton John dalam cuitannya di Twitter. "Saya mendukung teman saya, #GeorgeClooney, karena bersikap melawan diskriminasi anti-gay dan kefanatikan yang berlangsung di negara #Brunei - tempat kaum gay dibrutalisasi atau lebih buruk dengan memboikot hotel milik sultan."



Simak Juga 'Survei SMRC: Masyarakat Setuju LGBT Punya Hak Hidup di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com