DetikNews
Jumat 15 Maret 2019, 12:28 WIB

Penembakan di Masjid Selandia Baru, Saksi Mata Dengar 50 Kali Tembakan

Novi Christiastuti - detikNews
Penembakan di Masjid Selandia Baru, Saksi Mata Dengar 50 Kali Tembakan Polisi bersenjata siaga usai penembakan di masjid Selandia Baru (REUTERS/SNPA/Martin Hunter)
Wellington - Penembakan yang terjadi di sebuah masjid di Christchurch, Selandia Baru memicu kepanikan. Salah satu saksi mata menyebut setidaknya ada 50 tembakan yang dilepaskan pelaku dalam serangan brutal itu.

Seperti dilansir media lokal Selandia Baru, The New Zealand Herald, Jumat (15/3/2019), Idris Khairuddin yang baru berusia 14 tahun melihat langsung serangan brutal di sebuah masjid bernama Al Noor itu. Dituturkan Idris bahwa salat berjamaah baru akan dimulai saat dirinya mendengar suara tembakan.

"Awalnya saya pikir itu hanya pengerjaan konstruksi atau hal lain, kemudian orang-orang berlarian dan berteriak," tutur Idris yang seorang warga negara Malaysia dan merupakan murid Hillmorton High School di Christchurch.


Idris menyebut, pamannya yang bernama Tamizi terkena tembakan pelaku. Selain sang paman, sebut Idris, ada lima orang lainnya yang disebutnya terkena tembakan.

Dituturkan Idris bahwa dirinya duduk di dekat pintu masjid saat penembakan terjadi. Idris mengaku dirinya melihat orang-orang tumbang namun tidak yakin soal kondisi mereka. Remaja ini selamat setelah melarikan diri dari lokasi penembakan.

"Saya berlari secepat mungkin, melompati pagar ke Hagley Park, saya tidak berhenti," ucapnya.

"Tembakan senjata terdengar seperti dor, dor, dor... Saya mendengar lebih dari 50 kali," sebut Idris.


Idris dan pamannya yang juga warga Malaysia diketahui tinggal di Christchurch. "Paman saya tertembak di punggung, saya berdoa semoga tidak terlalu serius. Pekan ini merupakan pertama kalinya saya ke masjid...saya masih gemetar dan saya trauma," imbuhnya.

Otoritas setempat menyebut serangan juga terjadi di satu masjid lainnya yang ada di pinggiran Linwood. Komisaris Kepolisian setempat, Mike Bush, menyatakan empat orang telah ditangkap terkait penembakan ini. "Tiga pria dan satu perempuan," sebutnya seperti dilansir BBC.

Usai penembakan, seluruh sekolah dan gedung pemerintah di Christchurch ditutup sementara. Sejauh ini, kepolisian setempat belum mengungkapkan jumlah korban tewas dalam penembakan brutal ini. Media-media lokal menyebut jumlah korban tewas mencapai antara 9 orang hingga 27 orang.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, menyebut ini adalah kejadian 'luar biasa, tak pernah terjadi sebelumnya dan salah satu hari terkelam' di negara tersebut.


Saksikan juga video 'Ketegangan Insiden Penembakan di Masjid Selandia Baru':

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed