DetikNews
Jumat 01 Maret 2019, 16:08 WIB

Baru Menikah, Istri Pejabat Militer Myanmar Tewas Akibat Ledakan Bom

Rita Uli Hutapea - detikNews
Baru Menikah, Istri Pejabat Militer Myanmar Tewas Akibat Ledakan Bom Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Yangon - Tragis! Istri seorang pejabat militer Myanmar tewas akibat ledakan bom pipa saat mereka pindah ke rumah baru mereka di negara bagian Rakhine. Keduanya merupakan pengantin baru.

Lebih dari 740 ribu orang Rohingya telah meninggalkan Rakhine usai operasi militer pada tahun 2017 lalu. Namun otoritas Myanmar kemudian mengalihkan perhatian mereka pada sebuah kelompok pemberontak yang mengklaim mewakili etnis Buddha Rakhine, Arakan Army (AA). Kelompok bersenjata ini telah menewaskan polisi dan tentara Myanmar dan diyakini mendalangi serangan-serangan yang menargetkan para pejabat dan pasukan keamanan Myanmar.


Sebuah bom pipa rakitan yang diisi dengan bola-bola baja meledak di rumah seorang mayor yang baru menikah pada 26 Februari di kota Buthidaung, ketika dia dan istrinya menurunkan perabotan untuk dibawa masuk ke rumah baru mereka. Militer Myanmar menyatakan, akibat ledakan bom tersebut, istri sang mayor "meninggal akibat luka-lukanya di lokasi."

Militer Myanmar menyebutkan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/3/2019), kendaraan yang mengangkut perabotan pasangan itu juga sempat dicegat dan digeledah oleh enam anggota kelompok bersenjata yang berpakaian sipil.


Sejauh ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom tersebut. Kelompok Arakan Army belum bisa dimintai komentarnya atas insiden tersebut.

Sebelumnya, dua polisi Myanmar tewas pada Rabu (27/2) waktu setempat ketika konvoi kendaraan-kendaraan mereka mengenai sebuah ranjau dan diserang oleh para pemberontak Arakan Army yang menembaki konvoi tersebut.



(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed