Pakistan Janji Bebaskan Pilot, India Tetap Waspada

Tsarina Maharani - detikNews
Jumat, 01 Mar 2019 04:17 WIB
Foto: DW (News)
Jakarta - Pasukan India mengaku tetap waspada meski Pakistan telah berjanji akan membebaskan seorang pilotnya yang kini tengah ditahan. Pilot yang disebut bernama Abhinandan Varthaman, ditahan usai pasukan Pakistan menembak jatuh dua pesawat India.

Dilansir AFP, Jumat (1/3/2019), Mayor Jenderal Angkatan Udara India, Surendra Singh Mahal, membuat klaim baru bahwa India telah menembak jatuh jet F-16 Pakistan dalam pertempuran udara. Peristiwa ini menyusul serangan Pakistan pada Rabu (27/2) terhadap instalasi militer di Kashmir yang dikelola India.

"Kita sangat siap dan waspada untuk memberikan respons terhadap apapun bentuk provokasi dari Pakistan," kata Mahal.


Mahal menyebut senjata pertahanan udara berbasis darat telah diaktifkan dalam mode 'peringatan keras' sepanjang perbatasan dengan Pakistan di Khasmir. Para pejabat tinggi militer juga menemukan pecahan-pecahan dari sebuah rudal yang menurut mereka cocok dengan jet tempur F-16 Pakistan yang melintas ke wilayah udara India dan ditembak jatuh.

Pakistan membantah pernyataan New Delhi bahwa salah satu pesawatnya jatuh saat pertempuran udara dan juga melihat satu pesawat India hilang.

Abhinandan Varthaman disebutkan berhasil menyelamatkan diri, tetapi ditangkap oleh pasukan Pakistan di sisi lain perbatasan dan ditahan.


Kamis (28/2) Pakistan mengatakan bakal membebaskan Varthaman sebagai 'gestur damai'. Hal ini guna memulihkan hubungan di antara pasukan nuklir kedua negara yang memicu kekhawatiran akan konflik yang menghancurkan.

Namun, Wakil Angkatan Udara India Marshall RGK Kapoor mengatakan keputusan Pakistan membebaskan Varthaman juga harus mengikuti norma-norma internasional di sekitar tawanan perang.

"Kami akan sangat senang jika dia (Varthaman) bisa kembali," kata Kapoor.

"Kami hanya melihatnya sebagai isyarat yang selaras dengan semua konvensi Jenewa," imbuhnya. (tsa/gbr)