Dilansir dari AFP, Minggu (24/2/2019), kantor berita Xinhua menyebut peristiwa itu terjadi di Xilingol League di Inner Mongolia pada Sabtu (23/2) pagi waktu setempat.
Ada 15 orang yang tewas di tempat, sementara 5 lainnya tewas dalam perjalanan saat proses evakuasi. Selain korban tewas, ada juga 30 orang yang terluka akibat peristiwa ini.
Proses penyelidikan sedang berlangsung hingga saat ini. Belum ada informasi lebih lanjut soal kejadian tersebut.
Kecelakaan di pertambangan di China kerap terjadi, misalnya pada Oktober 2018 lalu yang menewaskan 21 orang saat terowongan tambang runtuh di Shandong Timur. Pemerintah China pun terus berupaya memperbaiki kondisi dan menindak tambang ilegal. (haf/idn)











































