DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 12:36 WIB

Napi Pakistan Tewas Dilempari Batu oleh Napi India di Penjara

Novi Christiastuti - detikNews
Napi Pakistan Tewas Dilempari Batu oleh Napi India di Penjara Ilustrasi (Thinkstock)
New Delhi - Seorang narapidana (napi) asal Pakistan dilempari batu hingga tewas oleh sejumlah narapidana India di dalam sebuah penjara di Rajasthan, India. Serangan para narapidana ini terjadi saat hubungan antara Pakistan dan India memanas usai bom bunuh diri di Kashmir menewaskan puluhan tentara India.

Seperti dilansir AFP, Kamis (21/2/2019), narapidana Pakistan yang tidak disebut namanya itu tengah menjalani masa hukuman penjara seumur hidup di Penjara Pusat Jaipur di wilayah Rajashtan. Disebutkan bahwa narapidana itu baru menjalani masa hukuman selama 8 tahun saat pembunuhan terjadi pada Rabu (20/2) waktu setempat.

Dituturkan Direktur Jenderal Polisi untuk wilayah Rajasthan, Kapil Garg, kepada AFP bahwa sang narapidana dilempari batu hingga tewas setelah terjadi pertengkaran. Pemicu pertengkaran itu tidak disebut lebih lanjut oleh Kapil.


Namun diketahui bahwa pembunuhan di dalam penjara ini terjadi di tengah seruan aksi pembalasan yang marak di India, setelah terjadi ledakan bom bunuh diri di Kashmir pada Kamis (14/2) pekan lalu, yang menewaskan sedikitnya 40 paramiliter India.

Kelompok militan Jaish-e-Mohammed (JeM) yang berbasis di Pakistan telah mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom itu. Namun otoritas India tetap menuduh Pakistan mendukung kelompok militan itu. Tuduhan itu telah dibantah pemerintah Pakistan.

Diketahui bahwa India dan Pakistan, yang masing-masing menguasai sejumlah sektor di Kashmir, tidak pernah akur sejak merdeka dari Inggris tahun 1947 silam. Wilayah Kashmir yang menjadi rebutan antara India dan Pakistan sejak sebelum keduanya merdeka, menjadi isu yang sensitif bagi kedua negara.


Pada Mei 2013, seorang napi asal Pakistan dibunuh sesama napi di dalam sebuah penjara di wilayah Kashmir. Pembunuhan saat itu dilakukan sebagai pembalasan atas serangan fatal terhadap seorang napi India yang ditahan di penjara Pakistan.


(nvc/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed