DetikNews
Minggu 17 Februari 2019, 04:56 WIB

Demo di Depan Gedung Parlemen Albania, Massa Bentrok dengan Polisi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Demo di Depan Gedung Parlemen Albania, Massa Bentrok dengan Polisi Foto: Foto hanya untuk kepentingan ilustrasi (Ilustrasi/Thinkstock)
Jakarta - Demo di Depan Gedung Parlemen Albania, Massa Bentrok dengan Polisi

Ribuan massa yang berdemo menuntut Perdana Menteri Edi Rama mundur bentrok dengan polisi di luar gedung Parlemen di Albania. Polisi melontarkan gas air mata dan water cannon.

Perdana Menteri Edi Rama telah berkuasa sejak 2013. Ia dituduh melakukan korupsi oleh massa pendukung oposisi.

Setidaknya dua anggota polisi dilarikan ke rumah sakit dan empat orang demonstran harus menjalani perawatan karena sesak nafas akibat bentrokan. Ribuan massa itu terus mencoba menerobos garis polisi.

Beberapa kaca jendela gedung Parlemen pecah akibat dilempar batu oleh massa. Sekitar 10 massa mencoba memaksa masuk ke gedung dengan mendobrak pintu masuk. Polisi juga terus berusaha menghadang massa tersebut.

"Situasinya di luar kendali," kata pemimpin oposisi utama Partai Demokrat, Lulzim Basha.

Ia menyalahkan polisi karena membiarkan massa terlalu dekat dengan gedung sehingga memicu kekerasan. Ribuan massa itu berkumpul di luar gedung parlemen hingga sore.

"Tanggal 16 Februari akan menjadi hari terakhir berkuasa bagi Rama," Basha mengatakan pada pertemuan para pendukungnya pada hari Rabu lalu.

"Rezim ini harus dibatalkan dengan cara apa pun," sambungnya.

Demonstrasi pada Sabtu ini merupakan aksi terbaru pimpinan Basha. Koalisi oposisi yang terdiri dari lima partai, mulai dari kanan tengah ke kiri tengah. Mereka menuduh Rama berkolusi dengan kejahatan terorganisir dan telah menjerumuskan negara ke dalam korupsi dan kemiskinan.
(ibh/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed