detikNews
Selasa 12 Februari 2019, 20:53 WIB

Menlu Pompeo Tegaskan AS Masih Selidiki Pembunuhan Khashoggi

Novi Christiastuti - detikNews
Menlu Pompeo Tegaskan AS Masih Selidiki Pembunuhan Khashoggi Mike Pompeo (Getty Images/A.Wong)
Budapest - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menegaskan AS masih terus menyelidiki kasus pembunuhan wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Hal ini ditegaskan Pompeo saat para anggota Kongres AS menuntut aksi lebih tegas dari pemerintah untuk menghukum para tersangka dalam kasus itu.

"Amerika tidak menutup-nutupi sebuah pembunuhan," tegas Pompeo dalam kunjungan ke Hungaria, seperti dilansir Reuters, Selasa (12/2/2019).

Ditambahkan Pompeo bahwa otoritas AS akan mengambil lebih banyak tindakan untuk menindak tegas semua pihak yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi di dalam Konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober lalu.

Setelah sempat menyangkal, otoritas Saudi mengakui Khashoggi tewas dalam 'operasi liar' oleh agen-agen intelijennya di Istanbul. Namun otoritas Saudi dengan tegas membantah keterlibatan Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dalam kasus tersebut.


Para anggota Kongres AS yang terdiri atas politikus Partai Demokrat dan sejumlah politikus Partai Republik yang menaungi Presiden Donald Trump, berupaya mendapatkan respons tegas dari pemerintahan Trump. Pemerintahan Trump memiliki batas waktu 8 Februari lalu untuk mengirimkan laporan ke Kongres AS soal siapa yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi dan apakah AS akan memberlakukan sanksi kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Sebelum batas waktu itu berakhir, sekelompok Senator Demokrat dan Republik memperbarui dorongan mereka untuk menjatuhkan sanksi kepada Saudi, dengan mengungkapkan rancangan undang-undang (RUU) yang melarang penjualan senjata ke Saudi dan menjatuhkan sanksi untuk negara monarki itu.

Trump selama ini menolak upaya-upaya legislatif semacam itu. Dia memandang penjualan senjata sebagai sumber penting yang memberikan lapangan pekerjaan bagi warga AS dan membela MBS yang merupakan sekutunya. Tidak hanya itu, Trump juga enggan mengkaji hubungan strategis dengan Saudi, yang dipandang memainkan peranan penting untuk menangkal Iran di Timur Tengah.

Pekan lalu, perwakilan Departemen Luar Negeri menyebut Pompeo telah memberikan briefing kepada anggota Kongres AS soal penyelidikan kasus Khashoggi. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut soal briefing tersebut.


Senator Demokrat, Tim Kaine, pada Minggu (10/2) waktu setempat mengungkapkan bahwa laporan untuk kasus Khashoggi belum juga diserahkan Trump ke Kongres AS. Kaine bahkan menuduh pemerintahan Trump ikut terlibat dalam upaya menutupi pembunuhan Khashoggi.

"Hal ini mengarah pada pemerintahan Trump membantu menutupi sebuah pembunuhan. Amerika tidak seharusnya merendahkan diri hingga ke level kebangkrutan moral seperti ini," sebut Kaine yang juga anggota Komisi Angkatan Bersenjata dan Hubungan Luar Negeri Senat AS.


(nvc/rna)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com