DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 19:12 WIB

Gembong Narkoba Australia Luka Parah Usai Ditikam di Dalam Penjara

Novi Christiastuti - detikNews
Gembong Narkoba Australia Luka Parah Usai Ditikam di Dalam Penjara Ilustrasi (Thinkstock)
Melbourne - Seorang gembong narkoba di Australia yang pernah menjadi buronan paling dicari, dilaporkan ditikam saat berada di dalam penjara. Akibat penikaman ini, gembong narkoba yang aktif tahun 1990-an itu mengalami luka parah.

Seperti dilansir AFP, Senin (11/2/2019), gembong narkoba yang ditikam di dalam penjara ini bernama Tony Mokbel, yang merupakan dalang utama kerajaan narkoba di Australia dan menjadi sosok sentral dalam perang antar geng narkoba di Melbourne pada akhir tahun 1990-an lalu.

Aksi kekerasan yang didalangi Mokbel merenggut banyak nyawa dan sempat diabadikan dalam serial televisi Australia berjudul 'Underbelly' yang sangat populer.


Dituturkan kepolisian setempat bahwa seorang narapidana pria berusia 50-an tahun yang mengalami luka serius akibat penikaman diterbangkan dari penjara Barwon yang memiliki keamanan ketat di Melbourne pada Senin (11/2) sore waktu setempat.

Media-media Australia menyebut narapidana yang dimaksud sebagai Mokbel. Juru bicara Kepolisian Victoria menolak untuk mengonfirmasi identitas narapidana yang mengalami luka-luka.

Pelaku penikaman tidak diketahui secara jelas. Namun polisi menyebut ada satu pria lainnya yang berusia 30-an tahun yang juga dilarikan ke rumah sakit dari penjara yang sama. Identitas pria kedua ini tidak diungkap ke publik.


Kronologi penikaman di dalam penjara ini tidak dijelaskan lebih lanjut oleh otoritas setempat. Namun diketahui bahwa insiden penikaman di dalam penjara ini terjadi beberapa tahun setelah kaki tangan Mokbel, Carl Williams, tewas di dalam penjara yang sama.

Diketahui bahwa Mokbel ditangkap tahun 2007 lalu setelah melarikan diri ke Yunani. Pada tahun 2012 dia divonis 30 tahun penjara oleh pengadilan setempat.


(nvc/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed