DetikNews
Jumat 08 Februari 2019, 18:58 WIB

Khamenei: 'Death to America' Ditujukan untuk Trump, Bukan Rakyat AS

Novi Christiastuti - detikNews
Khamenei: Death to America Ditujukan untuk Trump, Bukan Rakyat AS Ayatollah Ali Khamenei (REUTERS/Caren Firouz//File Photo)
Teheran - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan Iran akan terus meneriakkan slogan 'Death to America' selama pemerintah Amerika Serikat (AS) terus melanjutkan 'kebijakan jahatnya'. Ditegaskan Khamenei bahwa slogan itu ditujukan untuk Presiden Donald Trump bukan rakyat AS.

"Selama Amerika terus melanjutkan kejahatannya, bangsa Iran tidak akan meninggalkan 'Death to America'," ucap Khamenei saat berbicara di hadapan tentara Angkatan Udara Iran dalam peringatan 40 tahun Revolusi Islam Iran, seperti dilansir Reuters, Jumat (8/2/2019).


Diketahui bahwa tahun lalu, Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran yang tercapai dengan negara-negara kekuatan dunia tahun 2015 dan memberlakukan kembali sanksi-sanksi terhadap Iran. Langkah Trump itu menjadi pukulan telak bagi perekonomian Iran.

"(Slogan) 'Death to America' berarti kematian untuk Trump, (penasihat keamanan nasional AS) John Bolton dan (Menteri Luar Negeri AS Mike) Pompeo. Itu berarti kematian untuk pemimpin-pemimpin Amerika," cetus Khamenei dalam pernyataannya.


Negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Rusia dan Jerman yang menandatangani kesepakatan nuklir Iran itu berupaya menyelamatkannya setelah AS keluar. Namun Khamenei menyebut negara-negara itu tidak bisa dipercaya.

"Saya merekomendasikan bahwa tidak seharusnya mempercayai Eropa seperti Amerika. Kita tidak mengatakan, jangan berkomunikasi dengan mereka, tapi itu menjadi persoalan kepercayaan," sebut Khamenei.

Diketahui bahwa negara-negara Uni Eropa terus melontarkan kritikan terhadap program rudal balistik Iran beberapa waktu terakhir.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed