DetikNews
Jumat 08 Februari 2019, 17:49 WIB

Tentara Venezuela Kelaparan Tapi Tetap Setia pada Presiden Maduro

Rita Uli Hutapea - detikNews
Tentara Venezuela Kelaparan Tapi Tetap Setia pada Presiden Maduro tentara-tentara Venezuela (Foto: BBC World)
Washington - Seorang petinggi militer Amerika Serikat mengatakan bahwa tentara-tentara Venezuela saat ini kelaparan dan militer negeri itu mengalami degradasi.

Namun diingatkannya bahwa militer Venezuela, setidaknya untuk saat ini masih tetap setia pada Presiden Nicolas Maduro.

"Para anggota militer kelaparan, sama seperti penduduk mereka," kata Laksamana Craig Faller, yang mengepalai Komando Selatan militer Amerika Serikat, SOUTHCOM, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (8/2/2019).

Hal tersebut disampaikannya di depan Komisi Angkatan Bersenjata Senat AS pada Kamis (7/2) waktu setempat. Faller menyebut militer Venezuela saat ini merupakan "kekuatan yang terdegradasi namun tetap setia pada Maduro -- dan itu menjadikannya berbahaya."


Faller yang mulai memimpin SOUTHCOM pada November 2018 lalu, mengatakan bahwa militer AS terus mengamati perkembangan situasi di Venezuela dengan seksama dan siap untuk melindungi para personel dan fasilitas diplomatik Amerika jika diperlukan.

Venezuela saat ini mengalami krisis politik yang makin parah setelah pemimpin oposisi Juan Guaido memproklamirkan dirinya sebagai presiden sementara negara tersebut. Presiden AS Donald Trump dengan cepat menyatakan dukungan untuk Guaido, sebuah langkah yang menimbulkan kemarahan pemerintah Venezuela.


Selain AS, Kanada, Australia dan beberapa negara-negara Amerika Latin juga ikut mengakui Guaido, yang kini berupaya melengserkan Maduro secara paksa agar dirinya bisa membentuk pemerintah transisi dan menggelar pemilu. Beberapa hari lalu, negara-negara Eropa juga beramai-ramai mendukung Guaido sebagai presiden sementara Venezuela. Spanyol, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Austria, Swedia dan Denmark menyampaikan pengakuan nyaris bersamaan pada Senin (4/2) waktu setempat.

Adapun Rusia dan China yang telah mengucurkan investasi dan pinjaman hingga miliaran dolar AS terhadap Venezuela, terang-terangan mendukung pemerintahan Maduro.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed